<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Bapirau</title>
	<atom:link href="http://bapirau.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://bapirau.wordpress.com</link>
	<description>Do what you can, with what you have, where you are #-Theodore Roosevelt-#</description>
	<lastBuildDate>Mon, 01 Aug 2011 05:43:42 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='bapirau.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Bapirau</title>
		<link>http://bapirau.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://bapirau.wordpress.com/osd.xml" title="Bapirau" />
	<atom:link rel='hub' href='http://bapirau.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Orang Tua Terbaik di Dunia</title>
		<link>http://bapirau.wordpress.com/2011/08/01/orang-tua-terbaik-di-dunia/</link>
		<comments>http://bapirau.wordpress.com/2011/08/01/orang-tua-terbaik-di-dunia/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 01 Aug 2011 05:43:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Is Sikumbang</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bapirau.wordpress.com/?p=73</guid>
		<description><![CDATA[Awalnya aku iri padamu kawan. Aku iri pada semua anak di dunia yang memiki orang tua yang menyangi anaknya dan selalu ada waktu untuk keluarganya. Bisa mengobrol dangan ayah itu pasti asyik. Atau bisa curhat pada ibu juga pasti lebih melegakan daripada curhat kepada teman. Tetapi tidak dengan orangtuaku. Ya, orangtuaku. Mereka adalah manusia super [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bapirau.wordpress.com&amp;blog=3355164&amp;post=73&amp;subd=bapirau&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://bapirau.files.wordpress.com/2011/08/images-33.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-74" title="images (33)" src="http://bapirau.files.wordpress.com/2011/08/images-33.jpg?w=172&#038;h=240" alt="" width="172" height="240" /></a>Awalnya aku iri padamu kawan. Aku iri pada semua anak di dunia yang memiki orang tua yang menyangi anaknya <a class="zem_slink" title="Dan (rank)" href="http://en.wikipedia.org/wiki/Dan_%28rank%29" rel="wikipedia">dan</a> selalu ada waktu untuk keluarganya. Bisa mengobrol dangan <a class="zem_slink" title="Ayah" href="http://en.wikipedia.org/wiki/Ayah" rel="wikipedia">ayah</a> itu pasti asyik. Atau bisa curhat pada ibu juga pasti lebih melegakan daripada curhat kepada teman.</p>
<p>Tetapi tidak dengan orangtuaku. Ya, orangtuaku. Mereka adalah manusia super sibuk. Ibuku setiap pagi harus pergi mengajar anak anak lain sepertiku, dan pulang di siang hari. Dan malamnya ia pakai untuk mengerjakan tugas tugasnya sebagai guru, memeriksa tugas dan ulangan mereka. Dan sisa waktu luangnya ia gunakan untuk meregangkan otot ototnya.</p>
<p>Tidakkah ia ingat denganku yang masih remaja dan membutuhkan perhatian lebih? Aku ini remaja labil kawan, sedikit di sentuh langsung terjatuh. Aku butuh ibu yang bisa mendengarkan semua cerita dan keluh kesahku. Dan yang lebih menyakitkan bagiku adalah ketika aku melihat ibuku sedang mengajar anak anak sepertiku, ia terlihat begitu perhatian kepada anak anak itu. Tetapi tidak denganku. Ya , tidak denganku.</p>
<p><span id="more-73"></span>Terlebih lagi ayahku, ia lebih sibuk dari ibuku. Ia terkadang pergi di pagi buta dan pulang malam hari. Atau terkadang pulang sore hari atau siang hari, atau … ah sudahlah tak akan kutuliskan jadwal keseharian ayahku karena aku pun tidak mengerti dengan jadwal ayahku yang tidak tentu itu. Mengingat pekerjaanya sebagai salah satu orang yang berwenang di perusahaannya dan tidak memiliki waktu yang mengikat, dan mengingat perannya yang cukup penting di masyarakat membuatnya harus selalu menyediakan waktu untuk masyarakatnya. Lalu sisa waktu luangnya di rumah ia gunakan untuk menyelesaikan beberapa pekerjaannya. Maka di rumah ia hanya duduk di depan laptop hitamnya atau tidur untuk meregangkan otot ototnya. Ketika aku mencoba mengobrol dengannya, iya hanya menjawab “hmm” lalu beberapa saat diam, lalu berkata “tadi bilang apa?’ lalu sibuk mengetik dan manatap layar kaca laptopnya.</p>
<p>Kawan, sakali lagi kukatakan padamu, aku ini remaja labil. Aku butuh seorang lelaki yang bisa membuat aku tertawa dan melupakan tumpukkan tugas dan pr dari sekolahku untuk beberapa saat.</p>
<p>Ya, aku iri padamu kawan. Sampai suatu saat ketika sebentar lagi umurku akan merubah statusku. <a class="zem_slink" title="Dari (Persian)" href="http://en.wikipedia.org/wiki/Dari_%28Persian%29" rel="wikipedia">Dari</a> remaja menjadi dewasa. Sesuai dengan <a class="zem_slink" title="Undang" href="http://en.wikipedia.org/wiki/Undang" rel="wikipedia">Undang</a> Undang Republik Indonesis. Kira kira berapa umurku saat itu? Yap. 16 tahun kawan.</p>
<p>Saat itu, saat aku berusia 16 tahun. aku bicara dengan ayah dan ibuku. <a class="zem_slink" title="Kali" href="http://en.wikipedia.org/wiki/Kali" rel="wikipedia">Kali</a> ini kami saling menatap wajah, aku mengobrol banyak hal pada mereka. Aku tanyakan semua pertanyaan yang selalu kupendam selama ini. Rasanya nyaman kawan. Nyaman sekali rasanya bisa mengobrol dengan ayah dan ibu, tetapi, walaupun aku senang, saat itu aku melihat wajah ayah dan ibuku dengan seksama. Kau tau kawan? Mata mereka kini tidak lagi cerah seperti dulu, matanya menyiratkan kelelahan, kulit mereka tidak lagi segar, kini mulai tumbuh keriput keriput kecil di sisi mata kanan dan kirinya.</p>
<p><a class="zem_slink" title="Glossary of Islam" href="http://en.wikipedia.org/wiki/Glossary_of_Islam" rel="wikipedia">Ya Allah</a>, saat itu aku berpikir… apakah wajah kelelahan itu untukku? Ya kawan, semuanya untukku. Setiap hari mereka berjuang untukku, berjuang agar aku bisa sekolah dan menabung untuk uang kuliahku. Dan karena aku tidak menyadari semua itu, aku biarkan ayahku mengambil rapor sekolahku dengan nilaiku yang tidak memuaskan. Tapi apa katanya kawan? “tak apa apa nak, masih ada semester depan, belajarlah yang rajin ya” ya, itulah yang ia katakan. Ia selalu memotivasiku.</p>
<p>Maka pantaskah aku berharap untuk dibuat tertawa oleh mereka? Pantaskah aku jejali hari hari melelahkan mereka dengan cerita ceritaku yang membosankan? Seharusnya aku yang membuat mereka bahagia dan membuat mereka tertawa. Ya, aku seharusnya berpikir lebih dewasa. Ayah, ibu, maafkan aku.</p>
<p>Dan detik itu juga kawan, aku tidak berpikir bahwa aku iri padamu, tapi aku bangga karena aku punya orangtua terbaik di dunia.</p>
<p>Sumber : <a href="http://www.resensi.net/orang-tua-terbaik-di-dunia/2011/04/">http://www.resensi.net/orang-tua-terbaik-di-dunia/2011/04/</a></p>
<p>&nbsp;</p>
<br />Filed under: <a href='http://bapirau.wordpress.com/category/uncategorized/'>Uncategorized</a>  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/bapirau.wordpress.com/73/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/bapirau.wordpress.com/73/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/bapirau.wordpress.com/73/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/bapirau.wordpress.com/73/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/bapirau.wordpress.com/73/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/bapirau.wordpress.com/73/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/bapirau.wordpress.com/73/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/bapirau.wordpress.com/73/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/bapirau.wordpress.com/73/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/bapirau.wordpress.com/73/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/bapirau.wordpress.com/73/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/bapirau.wordpress.com/73/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/bapirau.wordpress.com/73/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/bapirau.wordpress.com/73/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bapirau.wordpress.com&amp;blog=3355164&amp;post=73&amp;subd=bapirau&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bapirau.wordpress.com/2011/08/01/orang-tua-terbaik-di-dunia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/2b3fb6c0851c864df7ef92665bc2b754?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">tan marajo</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://bapirau.files.wordpress.com/2011/08/images-33.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">images (33)</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Saya Menginginkan Seluruh Dunia Plus 5%</title>
		<link>http://bapirau.wordpress.com/2011/05/23/saya-menginginkan-seluruh-dunia-plus-5/</link>
		<comments>http://bapirau.wordpress.com/2011/05/23/saya-menginginkan-seluruh-dunia-plus-5/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 23 May 2011 07:07:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Is Sikumbang</dc:creator>
				<category><![CDATA[Motivation]]></category>
		<category><![CDATA[kapitalisme]]></category>
		<category><![CDATA[sejarah uang]]></category>
		<category><![CDATA[uang]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bapirau.wordpress.com/?p=44</guid>
		<description><![CDATA[Bab I dari Buku : Masa Lalu Uang &#38; Masa Depan Dunia Penerbit : Pustaka Pohon Bodhi (Oktober 2007) Terjemahan dari artikel : Larry Hannigan sebuah dongeng sebelum memulai&#8230; Saya Menginginkan Seluruh Dunia Plus 5% Fabian sangat bahagia karena dia akan menyampaikan sebuah pidato ke masyarakat besok. Dia selalu menginginkan kekayaan dan kekuasaan dan sekarang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bapirau.wordpress.com&amp;blog=3355164&amp;post=44&amp;subd=bapirau&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Bab I dari Buku : Masa Lalu Uang &amp; Masa Depan Dunia</p>
<p>Penerbit : Pustaka Pohon Bodhi (Oktober 2007)</p>
<p>Terjemahan dari artikel : Larry Hannigan</p>
<p>sebuah dongeng sebelum memulai&#8230;</p>
<p>Saya Menginginkan Seluruh Dunia Plus 5%</p>
<div>Fabian sangat bahagia karena dia akan menyampaikan sebuah pidato ke masyarakat besok. Dia selalu menginginkan kekayaan dan kekuasaan dan sekarang impiannya akan segera menjadi kenyataan. Dia adalah seorang tukang emas, mengukir emas dan perak menjadi perhiasan, tetapi semakin lama semakin tidak puas karena harus bekerja keras dalam hidupnya. Fabian menginginkan kesenangan, dan juga tantangan, dan sekarang rencana barunya siap untuk dimulai.</p>
<p><a href="http://bapirau.files.wordpress.com/2011/05/1-speech1x1.gif"><img class="aligncenter" style="border:0 none;" src="http://bapirau.files.wordpress.com/2011/05/1-speech1x1.gif?w=200&#038;h=192" alt="" width="200" height="192" border="0" /></a>Selama puluhan generasi, masyarakat terbiasa dengan sistem perdagangan barter. Seseorang akan menghidupi keluarganya dengan memproduksi semua yang mereka butuhkan ataupun mengkhususkan diri dalam perdagangan produk tertentu. Kelebihan dari yang dia produksi, akan dia tukarkan dengan kelebihan barang lain yang diproduksi orang lain.</p>
<p>Pasar setiap hari ramai dan bersemangat, orang-orang berteriak dan melambaikan dagangannya. Sebelumnya pasar adalah tempat yang menyenangkan, tetapi sekarang jumlah orang terlalu banyak, pertengkaran pun semakin banyak. Tidak ada lagi waktu untuk ngobrol dan bercanda, sebuah sistem yang lebih baik mulai diperlukan.</p>
<p><a href="http://bapirau.files.wordpress.com/2011/05/2-market1x1.gif"><img class="aligncenter" style="border:0 none;" src="http://bapirau.files.wordpress.com/2011/05/2-market1x1.gif?w=180&#038;h=200" alt="" width="180" height="200" border="0" /></a><br />
Secara umum, orang-orang relatif bahagia, dan mereka menikmati buah dari hasil kerja keras mereka.</p>
<p>Di setiap komunitas dibentuk sebuah pemerintahan yang sederhana yang tugasnya menjaga agar kebebasan dan hak setiap anggota masyarakat dilindungi dan untuk memastikan bahwa tak seorang pun akan dipaksa untuk melakukan hal yang tidak dia inginkan oleh siapapun juga.<br />
<span id="more-44"></span><br />
<a href="http://bapirau.files.wordpress.com/2011/05/3-law1x1.gif"><img class="aligncenter" style="border:0 none;" src="http://bapirau.files.wordpress.com/2011/05/3-law1x1.gif?w=142&#038;h=200" alt="" width="142" height="200" border="0" /></a><br />
INI ADALAH TUJUAN SATU-SATUNYA DARI PEMERINTAH (GOVERNMENT) DAN SETIAP ANGGOTA PEMERINTAH DIPILIH SECARA SUKARELA OLEH ANGGOTA KOMUNITAS YANG ADA.</p>
<p>Namun, ada masalah yang tidak bisa mereka selesaikan di perdagangan pasar sehari-hari… Apakah sebelah pisau senilai dengan dua keranjang jagung? Apakah seekor kerbau lebih berharga dari seekor ayam…? Orang-orang menginginkan sistem yang lebih baik.</p>
<p>Fabian mengiklankan diri kepada masyarakat, “Saya punya solusi atas masalah barter yang kita alami, dan saya mengundang kalian semua untuk sebuah pertemuan publik besok harinya.”</p>
<p>Besok harinya orang-orang pun berkumpul di tengah kota dan Fabian menjelaskan kepada mereka konsep tentang “uang”. Masyarakat yang mendengarkan pidatonya terkesan dan ingin mendengar lebih banyak.</p>
<p><a href="http://bapirau.files.wordpress.com/2011/05/4-meeting1x1.gif"><img class="aligncenter" style="border:0 none;" src="http://bapirau.files.wordpress.com/2011/05/4-meeting1x1.gif?w=200&#038;h=194" alt="" width="200" height="194" border="0" /></a>“Emas yang saya produksi menjadi perhiasan adalah logam yang luar biasa. Dia tidak akan berkarat, dan bisa bertahan sangat lama. Saya akan membuat emas dalam bentuk koin dan kita akan menyebut setiap koin dengan nama dolar”</p>
<p>Fabian menjelaskan konsep tentang nilai, dan bahwa “uang” akan menjadi medium pertukaran barang, sebuah sistem yang lebih baik daripada barter.</p>
<p>Salah satu dari anggota pemerintah bertanya “Tetapi orang tertentu bisa menambang emas sendiri dan membuat koin untuk diri mereka sendiri”</p>
<p>“Ini tidak boleh diterima” kata Fabian. “Hanya koin-koin yang disetujui pemerintah yang boleh digunakan, dan kita akan membuat stempel khusus di koin-koin tersebut.” Ini kedengarannya masuk akal dan orang-orang pun mulai menyarankan agar setiap orang mendapatkan sama banyak. “Tetapi saya yang paling pantas mendapatkan lebih” kata si pembuat lilin. “Tidak, saya lah yang berhak mendapatkan lebih,” kata si petani. Dan pertengkaran pun dimulai.</p>
<p>Fabian membiarkan mereka bertengkar selama beberapa saat, kemudian berkata, “Karena tidak ada kesepakatan di antara kalian semua, biarlah saya yang menentukan angkanya buat Anda. Tidak ada batasan berapa koin yang akan Anda dapatkan dari saya, semua tergantung kemampuan Anda untuk membayar. Semakin banyak yang Anda dapatkan, semakin banyak yang harus Anda kembalikan tahun depan.”</p>
<p>“Lalu apa yang akan kamu dapatkan?” kata salah satu pendengar.</p>
<p>“Karena saya yang menyediakan jasa ini, yaitu suplai uang, maka saya berhak mendapatkan bayaran dari kerja kerasku. Untuk setiap 100 koin yang Anda dapatkan dari saya, Anda akan membayarkan kembali kepadaku sebanyak 105 koin tahun depannya. 5 koin ini adalah bayaranku, dan saya akan menyebutnya bunga.”</p>
<p>Kedengarannya tidak terlalu buruk, lagipula 5% sepertinya tidak banyak. Maka orang-orang pun setuju. Mereka sepakat untuk bertemu seminggu kemudian dan memulai sistem baru ini.</p>
<p><a href="http://bapirau.files.wordpress.com/2011/05/5-coinmaker1x1.gif"><img class="aligncenter" style="border:0 none;" src="http://bapirau.files.wordpress.com/2011/05/5-coinmaker1x1.gif?w=200&#038;h=190" alt="" width="200" height="190" border="0" /></a>Fabian tidak membuang waktu. Dia membuat koin emas siang dan malam, dan seminggu kemudian dia pun siap dengan koinnya. Orang-orang antri panjang di depan tokonya. Setelah dicek dan disetujui oleh pemerintah, koin emas Fabian resmi diedarkan. Sebagian orang hanya meminjam sedikit koin, setelah itu mereka segera pergi ke pasar mencoba sistem baru ini.</p>
<p>Masyarakat segera menyadari sisi baik dari sistem ini, dan mereka pun mulai menilai harga setiap barang dengan koin emas atau dolar. Orang-orang memberikan harga pada dagangannya sesuai dengan usaha untuk memproduksi barang tersebut. Barang yang mudah diproduksi harganya lebih rendah, dan barang yang sulit diproduksi harganya lebih mahal.</p>
<p><a href="http://bapirau.files.wordpress.com/2011/05/6-hands1x1.gif"><img class="aligncenter" style="border:0 none;" src="http://bapirau.files.wordpress.com/2011/05/6-hands1x1.gif?w=200&#038;h=159" alt="" width="200" height="159" border="0" /></a>Alan adalah seorang tukang jam. Satu-satunya di kotanya. Jam yang dia buat sangatlah mahal, tetapi orang-orang bersedia membayar untuk mendapatkan jam yang dia buat. Dan kemudian ada seorang lain yang juga mulai membuat jam dan menjualnya dengan harga yang lebih murah. Alan pun terpaksa menurunkan harga jamnya. Kedua orang ini bersaing memproduksi jam dengan kualitas terbaik dengan harga yang lebih murah. Ini adalah asal muasal dari apa yang kita sebut kompetisi.</p>
<p><a href="http://bapirau.files.wordpress.com/2011/05/7-shop1x1.gif"><img class="aligncenter" style="border:0 none;" src="http://bapirau.files.wordpress.com/2011/05/7-shop1x1.gif?w=200&#038;h=134" alt="" width="200" height="134" border="0" /></a>Hal yang sama terjadi juga kepada para kontraktor, operator transportasi, akuntan, petani, dan lainnya. Para pembeli selalu memilih transaksi yang menurut mereka paling menguntungkan, mereka memiliki kebebasan untuk memilih. Tidak ada perlindungan buatan semacam lisensi ataupun cukai tarif untuk menghambat orang-orang memulai perdagangan. Standar hidup masyarakat mulai meningkat, dan tak lama kemudian orang-orang pun tidak bisa membayangkan sebuah sistem perdangan tanpa uang.</p>
<p>Setahun kemudian, Fabian pun mulai mendatangi orang-orang yang berhutang kepadanya. Orang-orang tertentu memiliki koin emas lebih dari yang mereka pinjam, tetapi ini berarti ada orang lainnya yang memiliki lebih sedikit dari yang mereka pinjam, sebab jumlah koin yang dibuat pada awalnya memang terbatas jumlahnya. Orang-orang yang memiliki koin lebih membayar kepada Fabian dan juga 5% bunganya, tetapi mereka kemudian meminjam lagi kepadanya untuk melanjutkan sistem perdagangan di tahun mendatang.</p>
<p><a href="http://bapirau.files.wordpress.com/2011/05/8-debt1x1.gif"><img class="aligncenter" style="border:0 none;" src="http://bapirau.files.wordpress.com/2011/05/8-debt1x1.gif?w=200&#038;h=183" alt="" width="200" height="183" border="0" /></a>Sebagian orang mulai menyadari untuk pertama kalinya seperti apa rasanya hutang. Sebelum mereka bisa meminjam kembali kepada Fabian, kali ini mereka harus menjaminkan aset-aset kepadanya, dan mereka pun melanjutkan perdagangan selama setahun mendatang, mencoba mendapatkan 5 koin lebih untuk setiap 100 koin yang mereka pinjam dari Fabian.</p>
<p>Saat itu, belum ada seorang pun yang menyadari bahwa seluruh masyarakat, sekalipun mengembalikan semua hutang koin mereka, tetap tidak bisa melunasi hutang mereka kepada Fabian, karena kelebihan 5% koin emas yang merupakan kewajiban mereka tidak pernah diedarkan oleh Fabian. Tak seorang pun selain Fabian yang mengetahui bahwa adalah hal yang mustahil bagi masyaratkat ini untuk bisa melunasi hutang mereka bila ditambahkan dengan bunga, uang yang tidak pernah dia edarkan.</p>
<p>Memang benar Fabian sendiri juga membuat koin untuk dirinya sendiri dan koin ini akan beredar di masyarakat, namun tidak mungkin dia sanggup mengkonsumsi 5% dari semua barang di masyarakat.</p>
<p>Di dalam toko emasnya, Fabian memiliki sebuah ruang penyimpanan yang sangat kuat, dan sebagian masyarakat merasa lebih aman kalau menitipkan koin emas mereka kepada Fabian untuk disimpan. Fabian akan menagih sejumlah uang tertentu sebagai jasa penyimpanan untuk orang-orang tersebut. Sebagai bukti atas deposit emas mereka, Fabian memberikan mereka selembar kertas kwitansi.</p>
<p><a href="http://bapirau.files.wordpress.com/2011/05/9-vault1x1.gif"><img class="aligncenter" style="border:0 none;" src="http://bapirau.files.wordpress.com/2011/05/9-vault1x1.gif?w=200&#038;h=198" alt="" width="200" height="198" border="0" /></a></p>
<p>Orang-orang yang membawa kwitansi dari Fabian ini bisa menggunakan kertas ini untuk membeli barang sama halnya seperti menggunakan koin emas. Dan lama-kelamaan kertas-kertas ini beredar di masyarakat sebagai uang sama seperti koin emas.</p>
<p>Tak lama kemudian, Fabian menemukan bahwa kebanyakan orang tidak akan menukarkan kembali kwitansi deposit mereka dengan koin emasnya.</p>
<p>Dia pun berpikir, “Saya memiliki semua emas di sini dan saya masih juga bekerja sebagai tukang emas. Ini benar-benar tak masuk akal. Ada ribuan orang di luar sana yang akan membayarkan bunga kepada saya atas koin-koin emas yang mereka titipkan kembali kepada saya yang bahkan tidak mereka tukarkan kembali.”</p>
<p>Memang benar, emas-emas mereka bukan milikku, tetapi emas-emas itu ada di dalam gudangku, dan itulah yang penting. Saya tidak perlu membuat koin sama sekali, saya bisa menggunakan koin-koin yang dititipkan kepadaku.</p>
<p>Mulanya Fabian sangat hati-hati, dia hanya meminjamkan sebagian kecil dari emas yang dititipkan orang kepadanya. Lama-kelamaan, karena terbukti tidak ada masalah, dia pun meminjamkan dalam jumlah yang lebih besar.</p>
<p>Suatu hari, seseorang mengajukan sebuah pinjaman yang nilainya sangat besar. Fabian berkata kepadanya “daripada membawa koin emas dalam jumlah sebesar itu, bagaimana kalau saya menulis beberapa lembar kwitansi emas kepadamu sebagai bukti depositmu kepadaku.” Orang itu pun setuju. Dia mendapatkan hutang yang dia inginkan tetapi emasnya tetap di gudang Fabian! Setelah orang itu pergi, Fabian pun tersenyum, dia bisa meminjamkan emas kepada orang sambil mempertahankan emas di gudangnya sendiri.</p>
<p>Baik teman, orang tak dikenal, maupun musuh, membutuhkan uang untuk melanjutkan perdagangan mereka. Selama orang-orang bisa memberikan jaminan, mereka bisa meminjam sebanyak yang mereka butuhkan. Dengan hanya menuliskan kwitansi, Fabian bisa meminjamkan emas-emasnya senilai beberapa kali lipat dari yang sebenarnya dia miliki. Segalanya akan baik-baik saja selama orang-orang tidak menukarkan kwitansi deposit emas mereka kepada Fabian.</p>
<p>Fabian memiliki sebuah buku yang menunjukkan debit dan kredit dari setiap orang. Bisnis simpan-pinjam ini benar-benar sangat menguntungkan baginya.</p>
<p><a href="http://bapirau.files.wordpress.com/2011/05/10-debt1x1.gif"><img class="aligncenter" style="border:0 none;" src="http://bapirau.files.wordpress.com/2011/05/10-debt1x1.gif?w=200&#038;h=115" alt="" width="200" height="115" border="0" /></a><br />
Status sosial Fabian di masyarakat meningkat secepat kekayaannya. Dia mulai menjadi orang penting, dia harus dihormati. Di dunia finansial, kata-katanya adalah ibarat sabda suci.</p>
<p>Tukang emas dari kota lain mulai penasaran tentang rahasia Fabian dan suatu hari mereka pun mengunjunginya. Fabian memberitahu apa yang dia lakukan, dan menekankan kepada mereka pentingnya kerahasiaan dari sistem ini.</p>
<p><a href="http://bapirau.files.wordpress.com/2011/05/11-gang1x1.gif"><img class="aligncenter" style="border:0 none;" src="http://bapirau.files.wordpress.com/2011/05/11-gang1x1.gif?w=200&#038;h=172" alt="" width="200" height="172" border="0" /></a>Seandainya skema ini terekspos, bisnis mereka pasti akan ditutup, jadi mereka sepakat untuk menjaga kerahasiaan bisnis ini.</p>
<p>Masing-masing tukang emas ini kembali ke kota mereka dan menjalankan operasi seperti yang diajarkan oleh Fabian.</p>
<p>Orang-orang menerima kwitansi emas sama seperti emas itu sendiri, dan banyak emas yang masyarakat pinjam yang akan dititipkan kembali kepada Fabian. Ketika seorang pedagang ingin membayar kepada pedagang lainnya, mereka bisa menuliskan sebuah instruksi kepada Fabian untuk memindahkan uang dari rekening mereka kepada rekening lainnya, yang akan dilakukan oleh Fabian dengan mudah dalam beberapa menit. Sistem ini menjadi sangat populer, dan kertas instruksi ini pun mulai dikenal dengan sebutan “cek.”</p>
<p>Pada suatu malam, para tukang emas dari berbagai kota ini mengadakan sebuah pertemuan rahasia dan Fabian mengajukan sebuah rencana baru. Besok harinya mereka rapat dengan pemerintah dan Fabian berkata, “Kertas kwitansi kami telah menjadi sangat populer. Tak perlu diragukan, Anda para wakil rakyat juga menggunakan mereka dan manfaatnya jelas-jelas sangat memuaskan. Namun, sebagian kwitansi ini telah dipalsukan oleh orang-orang. Hal ini harus dihentikan!”</p>
<p>Para anggota pemerintah pun mulai khawatir. “Apa yang bisa kami lakukan? Tanya mereka. Jawaban Fabian “Pertama-tama, adalah tugas dari pemerintah untuk mencetak uang kertas dengan desain dan tinta yang unik, dan masing-masing uang kertas ini harus ditandatangani oleh Gubernur. Kami para tukang emas akan dengan senang hati membayar biaya cetak ini, ini juga akan menghemat banyak waktu kami untuk menulis kwitansi.” Para anggota pemerintah berpikir “Ya, memang kewajiban kami untuk melindungi masyarakat dari pemalsuan uang dan nasehat dari Fabian ini kedengarannya memang masuk akal.” Dan mereka pun setuju untuk mencetak uang kertas ini.</p>
<p><a href="http://bapirau.files.wordpress.com/2011/05/20-banknote1x1.gif"><img class="aligncenter" style="border:0 none;" src="http://bapirau.files.wordpress.com/2011/05/20-banknote1x1.gif?w=199&#038;h=200" alt="" width="199" height="200" border="0" /></a><br />
“Yang kedua”, kata Fabian, “sebagian orang juga pergi menambang emas dan membuat koin emas mereka sendiri. Saya menyarankan agar dibuat sebuah hukum agar setiap orang yang menemukan emas harus menyerahkannya. Tentu saja, mereka akan mendapat ganti rugi koin yang saya buat dan uang kertas baru.”</p>
<p>Ide ini pun mulai dijalankan. Pemerintah mencetak uang kertas baru dengan pecahan $1, $2, $5, $10, dan lainnya. Biaya cetak yang rendah ini dibayarkan oleh parang tukang emas.</p>
<p>Uang kertas ini jauh lebih gampang untuk dibawa dan dalam waktu singkat diterima oleh masyarakat. Namun, di luar faktor kenyamanan, ternyata uang kertas dan koin emas yang beredar hanyalah 10% dari nilai transaksi masyarakat. Kenyataan perdagangan menunjukkan bahwa 90% nilai transaksi dilakukan dengan cara pindah buku (cek).</p>
<p>Rencana berikut Fabian mulai berjalan. Sampai saat itu, orang-orang membayar Fabian untuk menitipkan koin emas (uang) mereka. Untuk menarik lebih banyak uang ke gudangnya, Fabian akan membayar para depositor 3% bunga atas emas titipan mereka.</p>
<p><a href="http://bapirau.files.wordpress.com/2011/05/13interest1x1.gif"><img class="aligncenter" style="border:0 none;" src="http://bapirau.files.wordpress.com/2011/05/13interest1x1.gif?w=200&#038;h=110" alt="" width="200" height="110" border="0" /></a><br />
Kebanyakan orang mengira Fabian meminjamkan kembali uang yang dititipkan kepadanya. Karena dia meminjamkan kepada orang lain dengan bunga 5%, dan dia membayar para deposan 3%, maka keuntungan Fabian adalah 2%. Orang-orang pun berpikir jauh lebih baik mendapatkan 3% daripada membayar Fabian untuk menjaga emas (uang) mereka, dan mereka pun tertarik.</p>
<p>Volume tabungan meningkat dengan cepat di gudang Fabian. Dia bisa meminjamkan uang kertas $200, $300, $400, bahkan sampai sampai $900 untuk setiap $100 yang dia dapatkan dari deposan. Dia harus berhati-hati dengan ratio 9:1 ini, sebab menurut pengalamannya, memang ada 1 dari setiap 9 orang yang akan menarik emas mereka. Bila tidak ada cukup uang saat diperlukan, masyarakat akan curiga.</p>
<p>Dengan demikian, untuk $900 dolar pinjaman yang diberikan Fabian, dengan bunga 5% dia akan mendapatkan kembali $45. Ketika pinjaman + bunga ini dilunasi, Fabian akan membatalkan $900 di kolom debit pembukuannya dan sisa $45 ini adalah miliknya. Dia dengan senang hati akan membayar bunga $3 untuk setiap $100 yang dititipkan deposan kepadanya. Artinya, keuntungan riil dari Fabian adalah $42! Bukan $2 yang dibayangkan kebanyakan orang. Para tukang emas di kota-kota lain melakukan hal yang sama. Mereka menciptkaan kredit (pinjaman) tanpa modal (emas) dan menagih bunga atas pinjaman mereka.</p>
<p>Para tukang emas ini tidak lagi membuat koin emas, pemerintahlah yang mencetak uang kertas dan koin dan memberikannya kepada para tukang emas ini untuk didistribusikan. Satu-satunya biaya Fabian adalah ongkos cetak uang yang sangat murah. Di samping itu, dia juga menciptakan kredit tanpa modal dan menagih bunga atas pinjaman barunya ini. Kebanyakan orang mengira suplai uang adalah operasi dari pemerintah. Mereka juga percaya bahwa Fabian meminjamkan uang dari para deposan kepada peminjam baru, tetapi rasanya agak heran mengapa orang lain bisa mendapatkan uang padahal uang para deposan masih tetap tak berkurang. Seandainya semua orang mencoba mengambil uang mereka pada saat yang bersamaan, skema penipuan ini akan terekspos.</p>
<p>Tak masalah bila sebuah pinjaman diajukan dalam bentuk uang kertas atau koin. Fabian tinggal mengatakan kepada pemerintah bahwa penduduk bertambah dan produksi baru memerlukan uang baru, yang akan dia dapatkan dengan biaya cetak yang sangat kecil.</p>
<p>Suatu hari seseorang pergi menemui Fabian. “Bunga yang Anda tagih ini salah,” katanya. “Untuk setiap $100 yang Anda pinjamkan, Anda meminta $105 sebagai kembalinya. $5 extra ini tidak mungkin bisa dibayarkan karena mereka bahkan tidak eksis.</p>
<p>”Petani memproduksi makanan, industri memproduksi barang, tetapi hanya Andalah yang memproduksi uang. Katakanlah hanya ada dua pedagang di negara ini, dan semua orang bekerja untuk salah satunya. Mereka masing-masing meminjam $100. Setahun kemudian, mereka harus mengembalikan masing-masing $105 kepada Anda (total $210). Bila salah satu orang berhasil menjual habis dagangannya dan mendapatkan $105, orang yang tersisa hanya akan memiliki $95, dia masih berhutang $10 kepadamu, dan tidak ada uang yang beredar untuk melunasi $10 ini kecuali dia mengajukan pinjaman baru kepadamu. Sistem ini bermasalah!”</p>
<p><a href="http://bapirau.files.wordpress.com/2011/05/14-banker1x1.gif"><img class="aligncenter" style="border:0 none;" src="http://bapirau.files.wordpress.com/2011/05/14-banker1x1.gif?w=200&#038;h=194" alt="" width="200" height="194" border="0" /></a><br />
“Untuk setiap $100 yang kamu pinjamkan, kamu seharusnya mengedarkan $100 kepada sang peminjam dan $5 untuk kamu belanjakan, jadi total uang yang beredar memungkinan si peminjam untuk membayar”</p>
<p>Fabian mendengarkan dengan tenang dan menjawab, “Dunia finansial adalah subjek yang rumit, anak muda, butuh waktu bertahun-tahun untuk memahaminya. Biarkan saya saja yang memikirkan masalah ini, dan kamu mengurus urusanmu saja. Kamu harus belajar untuk menjadi lebih efisien, meningkatkan produksimu, memotong ongkos pabrikmu dan menjadi pengusaha yang lebih cerdas. Saya siap membantu untuk urusan itu.”</p>
<p>Orang ini pun pergi meninggalkan Fabian, tetapi hatinya masih juga bimbang. Sepertinya ada yang tidak beres dengan sistem kerja Fabian, dan pertanyaan yang dia ajukan masih belum dijawab.</p>
<p>Orang-orang menghormati Fabian dan kata-katanya. Dia adalah pakar, orang yang tidak setuju dengannya pastilah orang bodoh. Lihatlah betapa negara ini bertambah maju, produksi kita juga terus bertumbuh, kehidupan kita sudah jauh lebih baik.</p>
<p>Untuk menutup bunga dari uang yang mereka pinjam, para pedagang dan pengusaha meninggikan harga dagangan mereka. Karyawan senantiasa memprotes mereka dibayar terlalu rendah dan pemilik perusahaan senantiasa menolak membayar lebih. Petani tidak bisa mendapatkan harga jual yang adil dari produk pertanian mereka. Para Ibu rumah tangga terus merasa tidak puas karena harga barang di pasar dinilai terlalu tinggi.</p>
<p><a href="http://bapirau.files.wordpress.com/2011/05/15-protest1x1.gif"><img class="aligncenter" style="border:0 none;" src="http://bapirau.files.wordpress.com/2011/05/15-protest1x1.gif?w=200&#038;h=178" alt="" width="200" height="178" border="0" /></a><br />
Pada suatu ketika, orang-orang akhirnya mulai berdemonstrasi, hal yang belum pernah terjadi sebelumnya. Sebagian orang tidak sanggup melunasi hutang mereka dan menjadi miskin. Teman dan saudara mereka pun tidak sanggup untuk menolong. Mereka lupa kekayaan yang sebenarnya masih berlimpah di sekeliling mereka : tanah yang subur, hutan yang kaya, mineral yang berlimpah dan juga ternak-ternak yang sehat. Yang mereka pikirkan sepanjang hari adalah uang yang rasanya selalu kurang. Mereka tidak pernah bertanya tentang sistem. Mereka percaya pemerintahlah yang sedang menjalankan sistem ini.</p>
<p>Sebagian kecil orang di masyarakat yang kelebihan uang mulai membentuk perusahaan mereka sendiri untuk meminjamkan uang mereka. Mereka menagih bunga 6% atas uang mereka, lebih baik dari 3% yang ditawarkan oleh Fabian. Namun orang-orang ini meminjamkan uang mereka sendiri, tidak seperti Fabian yang bisa meminjamkan uang / menciptakan kredit tanpa modal.</p>
<p>Perusahaan-perusahaan pembiayaan ini tetap membuat khawatir Fabian dan kawan-kawannya, jadi mereka pun membentuk perusahaan pembiayaan mereka sendiri. Dalam kebanyakan kasus, mereka membeli perusahaan-perusahaan pembiayaan saingan mereka tersebut. Pada akhirnya, semua perusahaan pembiayaan dimiliki ataupun dalam kendali mereka.</p>
<p>Situasi ekonomi terus memburuk. Para pegawai mulai yakin bos mereka mendapatkan terlalu banyak keuntungan. Pemilik perusahaan pun menilai pegawainya terlalu malas dan tidak cukup bekerja keras. Semua orang mulai menyalahkan orang lain. Pemerintah bingung bagaimana menyelesaikan masalah ini. Masalah paling mendesak tentunya adalah bagaimana menolong orang yang paling miskin.</p>
<p>Pemerintah pun memulai sebuah program sosial dan memaksa anggota masyarakat untuk membayar sistem ini. Hal ini membuat marah sebagian orang, mereka percaya kepada gagasan lama bahwa membantu orang seharusnya adalah usaha suka rela, bukan paksaan.</p>
<p><a href="http://bapirau.files.wordpress.com/2011/05/16-dole1x1.gif"><img class="aligncenter" style="border:0 none;" src="http://bapirau.files.wordpress.com/2011/05/16-dole1x1.gif?w=179&#038;h=200" alt="" width="179" height="200" border="0" /></a><br />
“Peraturan ini adalah perampokan yang dilegalkan. Mengambil sesuatu dari seseorang, dengan menentang keinginan dari orang yang bersangkutan, apapun tujuannya, tidaklah berbeda dengan mencuri darinya.”</p>
<p>Namun orang-orang tak berdaya karena bila tidak membayar mereka akan dimasukkan ke dalam penjara. Program sosial ini selama beberapa waktu memang membantu keadaan, tetapi tak lama kemudian masalah kemiskinan muncul kembali dan uang yang diperlukan untuk menjalankan sistem ini pun terus bertambah. Ongkos sosial terus meningkat, demikian juga dengan skala pemerintahan.</p>
<p>Kebanyakan wakil rakyat adalah orang-orang yang tulus melakukan pekerjaan mereka dengan benar. Mereka pun tidak menyukai gagasan terus-menerus meminta uang dari masyarakat. Akhirnya, mereka mencari pinjaman dari Fabian dan kawan-kawannya. Mereka bahkan tidak mengetahui bagaimana mereka bisa membayar. Orang tua mulai tidak sanggup membayar biaya sekolah anak-anaknya. Sebagian orang tidak sanggup membayar biaya dokter dan obat-obatan. Operator transportasi pun mulai gulung tikar.</p>
<p>Satu demi satu usaha diambil alih pemerintah. Guru, dokter, dan banyak pekerjaan lainnya mulai menjadi tanggung jawab pemerintah.</p>
<p>Tidak banyak orang yang mendapatkan kepuasan di pekerjaannya. Mereka dibayar gaji yang wajar, tetapi kehilangan jati diri. Mereka menjadi budak dari sebuah sistem.</p>
<p>Tidak banyak ruang untuk inisiatif, sedikit penghargaan atas usaha pribadi, pendapatan mereka relatif tetap dan naik pangkat terjadi hanya kalau atasan mereka pensiun ataupun mati.</p>
<p><a href="http://bapirau.files.wordpress.com/2011/05/17-list1x1.gif"><img class="aligncenter" style="border:0 none;" src="http://bapirau.files.wordpress.com/2011/05/17-list1x1.gif?w=200&#038;h=180" alt="" width="200" height="180" border="0" /></a></p>
<p>Di tengah keputusasaan, pemerintah akhirnya meminta nasehat dari Fabian. Mereka menganggapnya sebagai orang bijak dan selalu memiliki solusi atas permasalahan uang. Fabian mendengar keluhan dari pemerintah dan akhirnya menjawab, “Banyak orang yang tidak bisa menyelesaikan persoalan mereka, mereka membutuhkan orang lain untuk melakukannya. Tentu Anda setuju bahwa semua orang berhak atas kebahagiaan dan berhak atas semua kebutuhan pokok mereka bukan? Satu-satunya cara untuk menyeimbangkan situasi adalah mengambil dari yang kaya dan memberikan kepada yang miskin. Kenalkan sebuah sistem baru yaitu pajak. Semakin banyak kekayaan seseorang, semakin banyak dia harus membayar pajak. Sekolah dan rumah sakit seharusnya gratis bagi mereka yang tidak sanggup membayar…”</p>
<p>Selesai memberikan nasehat, Fabian pun tidak lupa mengingatkan pemerintah, “Hm, jangan lupa Anda masih berhutang kepada saya. Tetapi baiklah, saya akan membantu Anda. Sekarang Anda hanya perlu membayar bunga kepada saya, Anda bisa menunda pembayaran hutang pokok kepada saya.”</p>
<p>Pemerintah mempercayai Fabian, dan mereka pun segera memperkenalkan pajak penghasilan, semakin banyak yang Anda dapatkan, semakin tinggi pajak yang Anda bayarkan. Tak seorang pun anggota masyarakat yang setuju. Namun, sama seperti sebelumnya, mereka harus membayar atau masuk penjara.</p>
<p>Pedagang lagi-lagi harus menaikkan harga jual barangnya. Para pegawai kembali menuntut kenaikan gaji, bisnis-bisnis mulai gulung tikar, ataupun mulai mengganti tenaga manusia dengan mesin. Siklus ini berulang-ulang dan memaksa pemerintah memperkenalkan berbagai skema-skema sosial lainnya.</p>
<p><a href="http://bapirau.files.wordpress.com/2011/05/15-protest1x11.gif"><img src="http://bapirau.files.wordpress.com/2011/05/15-protest1x11.gif?w=300" alt="" border="0" /></a><br />
<a href="http://bapirau.files.wordpress.com/2011/05/16-dole1x11.gif"><img src="http://bapirau.files.wordpress.com/2011/05/16-dole1x11.gif?w=268" alt="" border="0" /></a><br />
Pengaturan tarif dan perlindungan mulai diterapkan untuk menyelamatkan industri-industri tertentu dari kebangkrutan dan menyediakan lapangan kerja. Sebagian orang mulai bertanya-tanya apakah tujuan dari kegiatan produksi ekonomi adalah untuk memproduksi barang atau hanya untuk menyediakan lapangan kerja.</p>
<p>Seiring memburuknya keadaan, orang-orang mulai mengendalikan upah pegawai, kontrol biaya, dan segala macam kontrol-kontrol lainnya. Pemerintah pun berupaya mendapatkan lebih banyak uang lewat pajak penjualan, pajak penghasilan, dan pajak-pajak yang lain. Sebagian orang mulai memperhatikan bahwa sejak petani menaman padi sampai beras sampai ke tangan Ibu rumah tangga, ada lebih dari 50 jenis pajak yang sudah dibayarkan.</p>
<p>“Pakar” mulai muncul dan sebagian mulai terpilih untuk bekerja di pemerintahan, namun tahun demi tahun berlalu dan mereka tidak berhasil menyelesaikan permasalahan apapun, kecuali bahwa pajak perlu “disesuaikan” yang mana dalam kebanyakan kasus artinya harus dinaikkan.</p>
<p>Fabian mulai menuntut pembayaran atas bunga pinjamannya, dan semakin lama semakin banyak porsi pajak yang digunakan untuk membayar kepadanya.</p>
<p>Kemudian mulai muncul apa yang disebut dengan partai politik, orang-orang di masyarakat mulai berargumentasi partai mana yang orang-orangnya bisa menyelesaikan permasalahan mereka. Mereka mulai bertengkar mengenai personalitas, idealisme, lambang partai dan berbagai hal lainnya kecuali asal muasal permasalahan mereka.</p>
<p><a href="http://bapirau.files.wordpress.com/2011/05/18-parties1x1.gif"><img src="http://bapirau.files.wordpress.com/2011/05/18-parties1x1.gif?w=300" alt="" border="0" /></a><br />
Di kota tertentu, bunga pinjaman yang harus dibayar sudah melebihi total penerimaan pajak tahunan yang bisa dikumpulkan. Bunga-bunga baru pun mulai diperhitungkan atas bunga yang belum dibayarkan.</p>
<p>Secara perlahan-lahan kekayaan riil dari negara mulai berpindah tangan ke Fabian dan kawan-kawannya dan mereka memiliki kendali yang semakin lama semakin besar atas kehidupan masyarakat. Namun, pengendalian mereka belum selesai. Mereka menyadari bahwa situasi tidak akan benar-benar aman sebelum semua orang berhasil dikendalikan.</p>
<p>Kebanyakan orang yang menentang sistem ini bisa dibuat diam dengan tekanan finansial, ataupun dengan ejekan publik. Untuk melakukan ini Fabian dan kawan-kawan membeli kepemilikan dari semua koran, TV, dan radio dan menyeleksi orang-orang apa yang boleh bekerja di dalamnya. Kebanyakan dari orang-orang ini sebenarnya benar-benar ingin memperbaiki keadaan, tetapi mereka tidak menyadari bagaimana mereka sedang diperalat. Solusi mereka selalu terarah kepada akibat dari masalah, bukan penyebab dari masalah.</p>
<p><a href="http://bapirau.files.wordpress.com/2011/05/19-banker1x1.gif"><img src="http://bapirau.files.wordpress.com/2011/05/19-banker1x1.gif?w=232" alt="" border="0" /></a><br />
Ada bermacam-macam surat kabar, satu untuk sayap kanan, satu untuk sayap kiri, satu untuk kelas pekerja, satu untuk kaum pengusaha, dan seterusnya. Tidak masalah koran yang mana yang Anda percayai, selama Anda tidak memikirkan penyebab awal dari permasalahan.</p>
<p>Rencana Fabian sudah hampir selesai, seluruh negara saat ini berhutang kepadanya. Melalui pendidikan dan media, dia mengendalikan pikiran masyarakat. Orang-orang hanya akan berpikir sejauh yang dia inginkan.</p>
<p>Setelah seseorang memiliki jauh lebih banyak uang dari yang sanggup dia gunakan, apa lagi yang akan menyenangkan hatinya? Bagi mereka yang memiliki mentalitas menguasai, jawabannya adalah kekuasaan, kekuasaan mutlak atas kemanusiaan.</p>
<p>Kebanyakan tukang emas akhirnya mengarah ke sana. Mereka mengetahui rasanya kaya raya, dan perasaan itu tidak lagi cukup untuk memuaskan mereka. Mereka membutuhkan tantangan dan kesenangan baru, dan kekuasaan atas massa adalah permainan berikut.</p>
<p>Mereka percaya mereka adalah kelompok superior atas lainnya. “Adalah hak dan kewajiban kami untuk mengatur. Masyarakat tidak tahu apa yang baik untuk mereka. Mereka perlu dikendalikan dan diatur. Mengatur adalah takdir dari kami.”</p>
<p>Di seluruh penjuru negeri, Fabian dan kawan-kawan memiliki banyak perusahaan pembiayaan. Memang, masing-masing perusahaan dimiliki secara pribadi. Secara teori mereka adalah saingan masing-masing. Namun, kenyataan yang sebenarnya adalah mereka semua saling bekerja sama dengan seksama. Setelah berhasil membujuk pemerintah, mereka mendirikan sebuah institusi yang mereka sebut dengan Bank Sentral. Mereka bahkan tidak perlu mengeluarkan modal untuk mendirikannya, mereka menciptakan kredit dengan menggunakan uang deposit masyarakat.</p>
<p><a href="http://bapirau.files.wordpress.com/2011/05/12-banks1x1.gif"><img src="http://bapirau.files.wordpress.com/2011/05/12-banks1x1.gif?w=300" alt="" border="0" /></a>Institusi ini tampak sebagai badan yang meregulasikan suplai uang dan merupakan bagian dari pemerintah. Tetapi anehnya, tidak ada wakil pemerintah yang diizinkan untuk duduk di badan Direktur di dalamnya.</p>
<p>Pemerintah tidak lagi meminjam secara langsung dari Fabian, pemerintah sekarang meminjam dengan cara menerbitkan surat hutang kepada Bank Sentral. Jaminan dari surat hutang ini adalah penerimaan pajak tahun berikut. Ini adalah bagian dari rencana Fabian, menyingkirkan kecurigaan orang kepadanya dengan membuat kesan seolah-olah suplai uang dikendalikan oleh pemerintah. Kenyataannya, di balik layar, dialah yang memegang kendali.</p>
<p>Secara tidak langsung, dialah yang mengendalikan pemerintah. Tidak penting siapa yang terpilih sebagai wakil rakyat di pemerintahan. Fabianlah yang memegang kendali atas uang, darah dan nyawa dari perdagangan sebuah bangsa.</p>
<p>Pemerintah selalu mendapatkan uang yang mereka inginkan, tetapi bunga selalu dikenakan pada setiap pinjaman. Semakin lama semakin banyak orang yang memerlukan bantuan sosial pemerintah, dan tak lama kemudian pemerintah sadar bahwa mereka kesulitan bahkan hanya untuk membayar bunga saja, apalagi hutang pokok.</p>
<p>Sebagian orang mulai bertanya, “Uang adalah sistem yang diciptakan manusia. Bukankah seharusnya sistem ini bisa diubah agar uang menjadi pelayan, bukan sebaliknya?” Namun semakin lama jumlah orang-orang ini semakin sedikit dan suara mereka hilang di tengah sebuah masyarakat yang tidak lagi peduli.</p>
<p>Pemerintahan berubah, partai yang berkuasa juga bisa berubah, namun kebijakan utama tidak. Tidak masalah siapa yang menjadi pemerintah, rencana besar Fabian semakin lama semakin mendekati kenyataan dari tahun ke tahun. Kebijakan pemerintah tidak lagi ada artinya. Rakyat mulai dikenai pajak mendekati ambang batas mereka, mereka tidak lagi sanggup membayar. Waktunya sudah hampir matang bagi Fabian untuk aksi finalnya.</p>
<p>10% dari suplai uang masih dalam bentuk uang kertas dan koin. Ini harus dimusnahkan sama sekali tetapi tidak boleh menimbulkan kecurigaan publik. Selama masyarakat masih memiliki uang (kertas maupun koin), mereka bebas untuk membeli dan menjual sesuka hati mereka, mereka masih memiliki sedikit kontrol atas kehidupan mereka.</p>
<p><a href="http://bapirau.files.wordpress.com/2011/05/20-banknote1x11.gif"><img src="http://bapirau.files.wordpress.com/2011/05/20-banknote1x11.gif?w=298" alt="" border="0" /></a>Tidaklah selalu nyaman untuk membawa uang tunai dan koin. Cek juga tidak bisa diterima bila sudah keluar dari sebuah komunitas tertentu. Oleh karena itu, sebuah sistem yang lebih baru perlu dipikirkan. Sekali lagi Fabian memiliki jawabannya. Organisasinya akan menerbitkan sebuah kartu plastik yang memiliki data pemegangnya: nama, foto, dan nomor penduduk.</p>
<p><a href="http://bapirau.files.wordpress.com/2011/05/21-card1x1.gif"><img src="http://bapirau.files.wordpress.com/2011/05/21-card1x1.gif?w=300" alt="" border="0" /></a><br />
Saat kartu ini akan digunakan, pedagang akan menyambungkan komputernya untuk mengecek kredit dari kartu tersebut. Seandainya tidak ada masalah, pemegang kartu ini boleh membeli barang seharga limit tertentu.</p>
<p>Awalnya orang akan diizinkan untuk berhutang sedikit. Seandainya uang ini dibayarkan dalam sebulan, maka tidak ada bunga yang perlu dibayarkan. Ini tidak masalah untuk kelas pegawai, tetapi bagaimana ini bisa berlaku juga untuk para pedagang dan pengusaha? Mereka harus mempersiapkan mesin-mesin, kemudian menjalankan proses manufaktur dari barang yang akan mereka produksi, membayar gaji pegawai, menjual barang dagangannya dan membayar kembali hutang mereka. Bila melewati satu bulan, mereka akan dikenai bunga 1.5% per bulan dari nilai hutang mereka. Total 18% setahun.</p>
<p>Pengusaha tidak memiliki jalan lain selain menambahkan 18% ke dalam nilai jual dagangan mereka. Namun kelebihan uang / kredit (18%) ini tidak pernah dipinjamkan kepada siapapun. Di seluruh negeri, para pengusaha disuruh menjalani misi mustahil untuk membayar kembali $118 untuk setiap $100 yang mereka pinjam, tetapi kelebihan $18 ini tidak pernah diedarkan oleh Bank sejak awal.</p>
<p>Namun Fabian dan kawan-kawan menikmati status yang semakin penting di masyarakat. Mereka menjadi orang-orang penting yang terhormat. Pengumuman dan pendapat mereka tentang finansial dan ekonomi bahkan bisa disetarakan dengan sabda suci spiritual.</p>
<p>Di bawah beban bunga yang terus bertambah, banyak perusahaan kecil menengah yang mulai bangkrut. Lisensi-lisensi khusus diperlukan untuk menjalankan operasi-operasi tertentu, jadi perusahaan-perusahaan yang tersisa memiliki semakin banyak hambatan dalam berusaha. Fabian memiliki dan mengendalikan semua perusahaan besar beserta ratusan anak perusahaan mereka. Perusahaan-perusahaan itu tampak seperti saingan satu sama lain, tetapi dialah yang ada di balik semua perusahaan itu. Para kompetitor perlahan-lahan dipaksa gulung tikar. Tukang kayu, konstruksi, listrik dan industri-industri kecil menengah menjalani takdir yang sama, dibeli oleh perusahaan raksasa milik Fabian yang memiliki proteksi dan perlakuan khusus dari pemerintah.</p>
<p>Fabian menginkan kartu plastik ini untuk menggantikan semua uang kertas dan koin. Rencananya adalah saat semua uang kertas dan koin ditarik, hanya bisnis yang menggunakan kartu komputerlah yang akan beroperasi.</p>
<p>Dia mengetahui bahwa suatu ketika orang-orang akan kehilangan kartu mereka dan tidak bisa membeli ataupun menjual sebelum identitas mereka bisa dibuktikan. Dia ingin agar dibuatkan sebuah hukum : sebuah hukum yang mengharuskan semua orang untuk memiliki sebuah nomor identifikasi yang ditato di dalam tangan mereka. Nomor ini cuma akan terlihat dengan sinar tertentu, yang dihubungkan dengan komputer. Setiap komputer akan dihubungkan dengan sebuah komputer pusat yang memungkinan Fabian mengetahui segala transaksi mengenai semua orang…</p>
<div>* * *</div>
<p>Terminologi yang digunakan saat ini untuk melukiskan sistem finansial di atas adalah “Fractional Reserve Banking.” (Cadangan Terbatas Perbankan).</p>
<p>Cerita yang Anda baca di atas, tentu saja, adalah fiksi.</p>
<p>Namun, bila Anda merasa terganggu karena cerita ini sangat mirip dengan kenyataan hidup kita, dan Anda ingin mengetahui siapa Fabian ini sebenarnya dalam kehidupan nyata, titik mulai yang baik untuk Anda pelajari adalah para tukang emas di Inggris pada abad 16 dan 17 Masehi.</p>
<p>Sebagai contoh, Bank of England didirikan pada tahun 1694. Raja William saat itu berada dalam kesulitan finansial yang besar karena perang melawan Perancis. Para tukang emas kemudian “meminjamkan” 1,2 juta pound (nilai yang amat besar pada zaman itu) dengan syarat tertentu.</p>
<p>Bunga yang dikenakan adalah 8%. Jangan lupa bahwa di Magna Carta sebenarnya dikatakan bahwa mengenakan dan mengumpulkan bunga (riba) atas pinjaman akan dikenakan hukuman mati. Raja William dipaksa memberikan izin kartel resmi kepada para tukang emas, sebuah hak untuk menciptakan kredit.</p>
<p>Sebelum itu, operasi untuk menerbitkan lebih banyak kwitansi emas daripada emas yang sebenarnya dimiliki adalah tindakan ilegal. Namun sejak izin kartel itu keluar, tindakan itu menjadi legal.</p>
<p>Di tahun 1694, W.Petterson mendapatkan hak kartel atas Bank of England.</p></div>
<p>Sumber</p>
<p><a href="http://pohonbodhi.blogspot.com/2008/11/saya-menginginkan-seluruh-dunia-plus-5.html" target="_blank">http://pohonbodhi.blogspot.com/2008/11/saya-menginginkan-seluruh-dunia-plus-5.html</a></p>
<br />Filed under: <a href='http://bapirau.wordpress.com/category/motivation/'>Motivation</a>  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/bapirau.wordpress.com/44/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/bapirau.wordpress.com/44/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/bapirau.wordpress.com/44/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/bapirau.wordpress.com/44/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/bapirau.wordpress.com/44/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/bapirau.wordpress.com/44/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/bapirau.wordpress.com/44/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/bapirau.wordpress.com/44/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/bapirau.wordpress.com/44/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/bapirau.wordpress.com/44/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/bapirau.wordpress.com/44/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/bapirau.wordpress.com/44/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/bapirau.wordpress.com/44/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/bapirau.wordpress.com/44/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bapirau.wordpress.com&amp;blog=3355164&amp;post=44&amp;subd=bapirau&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bapirau.wordpress.com/2011/05/23/saya-menginginkan-seluruh-dunia-plus-5/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/2b3fb6c0851c864df7ef92665bc2b754?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">tan marajo</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://bapirau.files.wordpress.com/2011/05/1-speech1x1.gif?w=300" medium="image" />

		<media:content url="http://bapirau.files.wordpress.com/2011/05/2-market1x1.gif?w=270" medium="image" />

		<media:content url="http://bapirau.files.wordpress.com/2011/05/3-law1x1.gif?w=213" medium="image" />

		<media:content url="http://bapirau.files.wordpress.com/2011/05/4-meeting1x1.gif?w=300" medium="image" />

		<media:content url="http://bapirau.files.wordpress.com/2011/05/5-coinmaker1x1.gif?w=300" medium="image" />

		<media:content url="http://bapirau.files.wordpress.com/2011/05/6-hands1x1.gif?w=300" medium="image" />

		<media:content url="http://bapirau.files.wordpress.com/2011/05/7-shop1x1.gif?w=300" medium="image" />

		<media:content url="http://bapirau.files.wordpress.com/2011/05/8-debt1x1.gif?w=300" medium="image" />

		<media:content url="http://bapirau.files.wordpress.com/2011/05/9-vault1x1.gif?w=300" medium="image" />

		<media:content url="http://bapirau.files.wordpress.com/2011/05/10-debt1x1.gif?w=300" medium="image" />

		<media:content url="http://bapirau.files.wordpress.com/2011/05/11-gang1x1.gif?w=300" medium="image" />

		<media:content url="http://bapirau.files.wordpress.com/2011/05/20-banknote1x1.gif?w=298" medium="image" />

		<media:content url="http://bapirau.files.wordpress.com/2011/05/13interest1x1.gif?w=300" medium="image" />

		<media:content url="http://bapirau.files.wordpress.com/2011/05/14-banker1x1.gif?w=300" medium="image" />

		<media:content url="http://bapirau.files.wordpress.com/2011/05/15-protest1x1.gif?w=300" medium="image" />

		<media:content url="http://bapirau.files.wordpress.com/2011/05/16-dole1x1.gif?w=268" medium="image" />

		<media:content url="http://bapirau.files.wordpress.com/2011/05/17-list1x1.gif?w=300" medium="image" />

		<media:content url="http://bapirau.files.wordpress.com/2011/05/15-protest1x11.gif?w=300" medium="image" />

		<media:content url="http://bapirau.files.wordpress.com/2011/05/16-dole1x11.gif?w=268" medium="image" />

		<media:content url="http://bapirau.files.wordpress.com/2011/05/18-parties1x1.gif?w=300" medium="image" />

		<media:content url="http://bapirau.files.wordpress.com/2011/05/19-banker1x1.gif?w=232" medium="image" />

		<media:content url="http://bapirau.files.wordpress.com/2011/05/12-banks1x1.gif?w=300" medium="image" />

		<media:content url="http://bapirau.files.wordpress.com/2011/05/20-banknote1x11.gif?w=298" medium="image" />

		<media:content url="http://bapirau.files.wordpress.com/2011/05/21-card1x1.gif?w=300" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Paul Amron Yuwono</title>
		<link>http://bapirau.wordpress.com/2009/01/23/paul-amron-yuwono/</link>
		<comments>http://bapirau.wordpress.com/2009/01/23/paul-amron-yuwono/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 23 Jan 2009 07:17:37 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Is Sikumbang</dc:creator>
				<category><![CDATA[Profile]]></category>
		<category><![CDATA[amron]]></category>
		<category><![CDATA[barack]]></category>
		<category><![CDATA[obama]]></category>
		<category><![CDATA[yuwono]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bapirau.wordpress.com/?p=40</guid>
		<description><![CDATA[Barack Obama bilang, &#8220;Amron, Thank you for making my sister beautiful!&#8221; Oleh : Peter Phwan Paul Amron Yuwono, salah satu reporter Kabarinews.com, memang sudah sering membagikan pengalamannya bersama selebritis. Satu waktu dia pernah mengagetkan saya. Larut malam telepon selular saya mendadak bunyi. Dia memberitahu sedang shooting film Milk bersama Sean Penn di San Francisco. Amron, [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bapirau.wordpress.com&amp;blog=3355164&amp;post=40&amp;subd=bapirau&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Barack Obama bilang, &#8220;Amron, Thank you for making my sister beautiful!&#8221;<br />
</strong>Oleh :</p>
<div id="attachment_41" class="wp-caption alignleft" style="width: 229px"><img class="size-full wp-image-41" title="amronmaya" src="http://bapirau.files.wordpress.com/2009/01/amronmaya.jpg?w=219&#038;h=145" alt="Amron &amp; Maya" width="219" height="145" /><p class="wp-caption-text">Amron &amp; Maya</p></div>
<p>Peter Phwan</p>
<p>Paul Amron Yuwono, salah satu reporter Kabarinews.com, memang sudah sering membagikan pengalamannya bersama selebritis. Satu waktu dia pernah mengagetkan saya. Larut malam telepon selular saya mendadak bunyi. Dia memberitahu sedang shooting film Milk bersama Sean Penn di San Francisco. Amron, begitu dia dipanggil kawan-kawan bulenya, memang salah satu artis figuran dalam cerita perjuangan persamaan hak kaum LGBT di Amerika itu.<br />
Tetapi, Rabu tengah malam (14/1), giliran Amron yang terkaget-kaget di kediamannya di Daly City, kota tetangga San Francisco. Beberapa jam sebelum terbang ke Washington DC, dia akhirnya menerima kepastian lewat e-mail dari Panitia Inagurasi Obama. Setelah menunggu beberapa minggu dan bertukar e-mail berulang kali, Amron dinyatakan lolos &#8220;security clearance&#8221;. Dan Amron akan menjadi penata rias Indonesia satu-satunya untuk Keluarga Presiden Amerika Serikat di Gedung Putih.<br />
&#8220;Oh my God &#8230;Oh my God &#8230;,&#8221; ujarnya berulangkali ketika menghubungi teman-temannya di San Francisco.<br />
<span id="more-40"></span>Amron memang tidak pernah bermimpi bisa masuk ke Gedung Putih. &#8220;Mimpi saja tidak berani. Siapa saya?&#8221;, ujarnya. Dia merasa hanya imigran biasa saja dari Indonesia. Tapi dia benar-benar excited karena bisa mengalami impian itu. Pendeknya, menjadi bagian langsung dari peristiwa bersejarah terpilihnya Presiden AS berkulit hitam pertama. Dan, bisa jadi cuma Obama satu-satunya Presiden Amerika yang pernah tinggal di Indonesia.<br />
Mungkin sosok Amron ini sedikit membingungkan anda. Reporter, aktor atau penata rias? Percaya tidak, semua predikat tadi bisa melekat pada lelaki lajang berbakat serba bisa ini. Pengalaman lelaki Yogya ini penuh variasi. Dari menjadi pengusaha barang seni Indonesia, penari tradisional dan pemain teater ala Broadway, sampai koreografer berbagai peragaan busana di Indonesia dan AS, termasuk di Milan, Italia. Pendeknya, jagonya urusan seni. Warga Indonesia di San Francisco mengenalnya sebagai MC acara Indonesia Day dari tahun ke tahun.<br />
Soal menata rias, selain berbakat Amron juga Cosmetologist lulusan California. Ujian negara profesi ini terkenal susah, karena banyak istilah asingnya. Makan waktu sedikitnya satu tahun menyelesaikan pendidikan ini, tapi dia lulus dalam waktu 7 bulan saja.<br />
Kamis pagi (15/1) jam 7 Amron sudah berada di SFO International Aiport. Tiket dan akomodasi ke Washington DC sudah dipesan jauh-jauh, meski konfirmasi untuk acara Inagurasi Obama sempat &#8220;mengkuatirkan&#8221;. Jam 9 pagi Amron terbang ke DC. Sempat menunggu di New York berjam-jam. Akhinya sampai juga di Washington DC Jumat jam satu dini hari (16/1). &#8220;Dingin sekali di DC. 13 derajat F&#8221;, ujar Amron via telepon sesampainya di Ibukota AS.<br />
Bagaimana Amron bisa merias Maya Soetoro-Ng</p>
<p>Waktu Kabarinews.com menurunkan wawancara dengan Maya Soetoro-Ng pada Juli 2007, Amron tenang-tenang saja. Kabari memang merupakan media berbahasa Indonesia pertama di AS yang mendapat kesempatan itu. Sama seperti orang Indonesia lain, Amron jelas tahu soal latar belakang Obama yang pernah tinggal di Indonesia.<br />
Ketika ada pemberitaan nenek Obama yang sakit di Hawaii tahun lalu, Amron sedang menonton televisi sambil menyetrika baju di apartemennya. Pertama-tama, dia mendengar nama Maya Soetoro-Ng disebut-sebut. Masih antara ragu-ragu dan pasti. Kemudian, dia mulai memperhatikan lagi video yang ditayangkan di layar kaca itu. Setelah memeriksa silang di internet, dia hampir tidak percaya hasil temuannya. Maya Soetoro-Ng adalah teman lamanya, adik tiri Presiden AS. Melalui sumber Kabari, akhirnya Amron berhasil mengkontak langsung Maya Soetoro-Ng di Hawaii.<br />
Sepulang dari AS tahun 1989, Amron yang pernah studi di Oklahoma ini kembali ke kota asalnya, Yogyakarta. Dia sempat tinggal di Prawirotaman, satu daerah di Yogya yang padat wisatawan asing. Bersama keluarganya, dia pernah punya usaha International Youth Hostel bernama Vagabond. Dari sini Amron bergaul dengan banyak kalangan. Dari sinilah dia ketemu banyak teman baru, termasuk Maya Soetoro. &#8220;Kenalnya melalui friend to friend di salah satu hang out place di Yogya,&#8221; katanya.<br />
Dua dekade lalu Maya Soetoro memang sempat pulang pergi ke Yogyakarta. Dan Mary Ann-Dunham, ibunya memang punya banyak kenalan artis di sana. Seingat Amron, Maya Soetoro muda sering dikira artis Lidya Kandau di Indonesia. &#8220;Maya dan ibunya suka ketemu orang, berpikiran terbuka, menghargai perbedaan dan down to earth banget,&#8221; ungkap Amron.<br />
Amron mengaku cepat akrab dengan Maya Soetoro. Sejak awal Maya Soetoro sudah tahu tentang orientasi Amron, termasuk hobinya merias mama dan adiknya. Keduanya sempat menjadi tour leader di sebuah biro perjalanan papan atas dari AS dan mengantar tur Jawa Bali. Jika sedang di Yogya, bersama teman lain mereka suka berjalan atau naik becak menyusuri Jalan Malioboro. &#8220;Maya dan kawan-kawan suka mengantar saya pulang ke rumah kalau terpaksa pulang malam&#8221;, kenang Amron tentang keluarganya yang punya jam malam.<br />
Karena dekat, bahkan Amron sempat bercerita dengan Maya Soetoro tentang impian pribadinya menyulap rumah keluarganya di Yogya Selatan menjadi boutique hotel.<br />
Hubungan Amron dan Maya Soetoro yang on dan off berlangsung sekitar dua tahun. Setelah itu kedua sahabat ini berpisah lama. Baru sekitar 15 tahun lalu mereka secara tak sengaja ketemu di sebuah kafe di New York.<br />
Setelah saling telepon, dua sahabat lama ini bertemu lagi di Hawaii sebelum Natal tahun lalu. &#8220;Maya tidak banyak berubah. Masih seperti dulu&#8221;, tegasnya. Dia bahkan masih ingat setiap hal yang kita lakukan sama-sama, termasuk soal impian boutique hotel yang kemudian menjadi kenyataaan, Dusun Yogya Village Inn sekarang.<br />
Saat ini Maya Soetoro-Ng menikah dengan Konrad Ng, warga Kanada, dan berputri satu bernama Suhaila.<br />
Setelah reuni Hawaii itulah tawaran menjadi penata rias dari seorang sahabat lama itu muncul. Bersama Amron adalah Eric Smiley, seorang penata rambut warga Amerika yang punya studio bernama Helicopter di San Francisco dan Seattle.<br />
Blair House<br />
Lengkap dengan koper penuh peralatan tata rias, Minggu pagi (18/1) jam 9, Amron sudah berada di depan Blair House di Pennsylvania Avenue, Washington DC. Ini merupakan wisma tamu kepresidenan Amerika Serikat.<br />
Setelah sekitar setengah jam urusan security, Amron diperbolehkan masuk ke gedung yang sementara dihuni oleh Keluarga Obama sebelum pindah ke Gedung Putih. Lelaki berperawakan kecil ini diantar masuk oleh petugas. Interior di dalam gedung umumnya bergaya klasik Eropa. Amron dibawa masuk ke ruangan semacam salon lengkap dengan cermin dan kursinya.<br />
Amron mendapat kejutan pertama ketika bertemu dan mendapat sambutan Michelle Obama, calon Ibu Negara Amerika Serikat. Malia dan Sasha di dekatnya.<br />
&#8220;Oh my God, terus terang aku sangat excited&#8221;, ujar Amron lagi.<br />
Tidak lama kemudian muncul sahabat lama, Maya Soetoro-Ng. Amron senang sekaligus was-was.<br />
&#8220;Tidak ada rehearsal apapun. Biasanya perlu waktu satu jam. Saya musti coba dulu warna-warna kesukaan Maya dan gerak cepat, &#8221; ujar Amron.<br />
Amron dan Eric praktis harus bekerja keras menata rambut sekaligus menata rias dalam tempo setengah jam, sebelum Maya Soetoro-Ng siap pergi ke berbagai acara hari itu.<br />
&#8220;Untungnya Maya suka warna-warna alami dan make up nya tipis, &#8221; ungkap Amron.<br />
Hari kedua Amron dan Eric datang lagi ke Blair House. Kali ini mereka bertemu dengan penata rambut Barack dan penata rias Michelle Obama. Hari Senin sore jam setengah enam sore. Karena jadwal acaranya ketat, mereka harus bekerja keras lagi melakukan tata rias dan rambut.<br />
&#8220;Oh little man, you are doing a miracle here,&#8221; begitu ujar penata rias Obama.<br />
Amron otomatis gemetaran karena mepetnya waktu dan stress yang begitu tinggi. Dengan konsentrasi tinggi, dia memegangi color palette untuk make up dan sekaligus berpikir keras segera menyelesaikan tata rias adik Obama ini. Misi membuat orang penting tampil menawan jelas bukan pekerjaan ringan.<br />
Lagi-lagi Amron merasa beruntung. Maya Soetoro-Ng tetap tenang saja. Dia mencoba meredakan stress sahabatnya dan meyakinkan semuanya oke saja. Sambil mengelus-elus perut Amron, meluncur kata-kata Jawa dari Maya Soetoro-Ng, &#8220;Ora opo-opo, Amron&#8221;. (Tidak apa-apa, Amron).<br />
Akhirnya Amron dan Eric berhasil menyelesaikan tugas tepat pada waktunya.<br />
Tanpa diduga-duga Barack Obama keluar menemui sahabat Maya Soetoro-Ng ini. &#8220;Amron, thank you for making my sister look beautiful&#8221;, kata Barack Obama sambil menepuk punggungnya. Pertanda bahwa Barack mengetahui namanya.<br />
Amron masih terkaget-kaget dengan apa yang dialaminya Senin sore di Blair House. Dia tidak disapa selebriti biasa. Dia disapa langsung oleh calon Presiden Amerika Serikat, negeri adidaya dunia!<br />
Hari Inagurasi Obama<br />
Selasa, 20 Januari 2009 jam lima pagi Amron sudah bergegas naik metro menuju Blair House. Perlu waktu satu jam karena security begitu ketat. Dan metro di DC sudah penuh sejak pagi. Ada pemeriksaan di tiap tikungan.<br />
Di hari inagurasi Obama, Amron punya waktu sekitar satu seperempat jam mengerjakan tata riasnya. &#8220;Lebih santai kali ini&#8221;, katanya.<br />
Pagi hari sebelum hari inagurasinya, Amron sempat bertemu Obama lagi di Blair House. Obama didampingi Maya Soetoro-Ng.<br />
&#8220;Selamat pagi, apakabar? &#8220;, kata Amron.<br />
&#8220;Baik-baik&#8221;, jawab Obama<br />
&#8220;Masih bisa berbahasa Indonesia?&#8221;<br />
&#8220;Bisa dong&#8221;<br />
&#8220;My sister is lucky to have talented friends like you&#8221;, jawab Obama.<br />
Amron merasa terharu sekali sudah mengerjakan satu pekerjaan yang tak akan dilupakan seumur hidupnya. Merias adik Presiden Amerika Serikat. Bahkan, berbicara dengan Presiden Amerika Serikat dalam Bahasa Indonesia !<br />
(peter phwan)</p>
<br />Posted in Profile  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/bapirau.wordpress.com/40/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/bapirau.wordpress.com/40/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/bapirau.wordpress.com/40/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/bapirau.wordpress.com/40/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/bapirau.wordpress.com/40/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/bapirau.wordpress.com/40/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/bapirau.wordpress.com/40/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/bapirau.wordpress.com/40/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/bapirau.wordpress.com/40/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/bapirau.wordpress.com/40/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/bapirau.wordpress.com/40/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/bapirau.wordpress.com/40/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/bapirau.wordpress.com/40/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/bapirau.wordpress.com/40/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bapirau.wordpress.com&amp;blog=3355164&amp;post=40&amp;subd=bapirau&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bapirau.wordpress.com/2009/01/23/paul-amron-yuwono/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/2b3fb6c0851c864df7ef92665bc2b754?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">tan marajo</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://bapirau.files.wordpress.com/2009/01/amronmaya.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">amronmaya</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>PIDATO INAUGURASI PRESIDEN BARACK OBAMA</title>
		<link>http://bapirau.wordpress.com/2009/01/23/33/</link>
		<comments>http://bapirau.wordpress.com/2009/01/23/33/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 23 Jan 2009 06:59:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Is Sikumbang</dc:creator>
				<category><![CDATA[Profile]]></category>
		<category><![CDATA[amerika]]></category>
		<category><![CDATA[barack]]></category>
		<category><![CDATA[obama]]></category>
		<category><![CDATA[presiden]]></category>
		<category><![CDATA[usa]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bapirau.wordpress.com/?p=33</guid>
		<description><![CDATA[Rekan-rekan sebangsa dan setanah air: Saya berdiri di sini hari ini terhenyak oleh tugas di depan kita, berterima kasih atas kepercayaan yang anda berikan, dan teringat akan pengorbanan oleh leluhur kita. Saya berterima kasih kepada Presiden Bush atas jasanya pada bangsa kita, dan juga atas kemurahan hati dan kerja-sama yang ditunjukkannya pada masa transisi ini. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bapirau.wordpress.com&amp;blog=3355164&amp;post=33&amp;subd=bapirau&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Rekan-rekan sebangsa dan setanah air:<br />
<img class="alignleft size-full wp-image-37" title="barackobamacapitol" src="http://bapirau.files.wordpress.com/2009/01/barackobamacapitol.jpg?w=220&#038;h=275" alt="barackobamacapitol" width="220" height="275" />Saya berdiri di sini hari ini terhenyak oleh tugas di depan kita, berterima kasih atas kepercayaan yang anda berikan, dan teringat akan pengorbanan oleh leluhur kita. Saya berterima kasih kepada Presiden Bush atas jasanya pada bangsa kita, dan juga atas kemurahan hati dan kerja-sama yang ditunjukkannya pada masa transisi ini.<br />
Sudah 44 warga Amerika yang diambil-sumpahnya sebagai presiden. Kata-kata dalam sumpah jabatan itu telah diucapkan dimasa kemakmuran dan dimasa damai. Namun, ada kalanya sumpah jabatan kepresidenan itu diambil ditengah-tengah situasi gawat dan badai yang berkecamuk. Pada saat-saat demikian, Amerika terus melaksanakan tugasnya bukan hanya karena ketrampilan atau visi mereka yang memegang jabatan tinggi, tetapi karena kita rakyat Amerika tetap setia pada cita-cita leluhur kita dan setia pada dokumen-dokumen para pendiri negara kita.<br />
Demikianlah adanya, dan memang selalu demikianlah yang harus dilakukan oleh generasi orang Amerika yang sekarang ini.<br />
Memang sudah dipahami bahwa kita sedang berada di tengah krisis. Bangsa kita kini sedang terlibat perang, melawan jaringan kekerasan dan kebencian yang jauh jangkauannya. Ekonomi kita sangat lemah, akibat ketamakan dan tindakan tidak bertanggung jawab oleh sebagian pihak, tetapi juga karena kegagalan kita secara kolektif untuk membuat pilihan-pilihan sulit, dan kegagalan kita mempersiapkan bangsa bagi abad baru. Banyak rumah yang disita, lapangan kerja berkurang tajam, bisnis gulung tikar. Asuransi kesehatan kita terlalu mahal, murid-murid sekolah kita banyak yang gagal, dan setiap hari terlihat bukti bahwa cara-cara kita menggunakan energi justru memperkuat musuh-musuh kita dan mengancam planet kita.<br />
<span id="more-33"></span>Semua itu merupakan indikator krisis, yang didasarkan pada data dan statistik. Yang kurang bisa diukur tetapi tidak kurang pentingnya adalah melemahnya keyakinan di seluruh pelosok Amerika &#8211; kekhawatiran terus-menerus bahwa kemerosotan Amerika tak terelakkan lagi, dan bahwa generasi berikutnya harus mengurangi harapannya.<br />
Hari ini saya katakan kepada kalian bahwa tantangan-tantangan yang kita hadapi adalah nyata. Tantangan ini serius dan banyak. Tidak akan mudah diatasi dan tidak bisa diatasi dalam jangka pendek. Tetapi ketahuilah ini, Amerika, semua tantangan ini akan kita hadapi.<br />
Hari ini, kita berkumpul karena kita lebih menyukai harapan daripada ketakutan, lebih suka pada kesatuan tujuan daripada konflik dan pertentangan.<br />
Pada hari ini, kita berkumpul untuk menyatakan berakhirnya keluhan-keluhan kecil dan janji-janji palsu, saling-tuduh dan berbagai dogma lusuh, yang sudah terlalu lama mencekik politik kita.<br />
Negara kita masih muda, dengan meminjam kata-kata dalam Kitab Suci, saatnya sudah tiba kita menepiskan sifat ke kanak-kanakan. Saatnya sudah tiba untuk menandaskan lagi semangat kita yang tegar, memilih jalan sejarah yang lebih baik, melanjutkan pemberian berharga, gagasan mulia yang diteruskan dari generasi ke generasi : yaitu janji yang diberikan Tuhan bahwa semua kita setara, kita semua bebas, dan semua layak memperoleh kesempatan untuk mengejar kebahagiaan sepenuhnya.<br />
Dalam menandaskan kebesaran bangsa kita, kita memahami bahwa kebesaran tak pernah diberikan begitu saja. Mencapai kebesaran harus dengan kerja-keras. Perjalanan yang kita tempuh tak pernah mengambil jalan pintas. Perjalanan kita bukan bagi mereka yang tidak-tabah, bukan bagi mereka yang suka bermalas-malas daripada bekerja, atau bagi yang hanya mengejar kekayaan dan menjadi terkenal.<br />
Perjalanan kita adalah bagi mereka yang berani mengambil risiko, mereka yang melakukan hal-hal baru dan membuat barang-barang baru. Sebagian mereka menjadi terkenal, tetapi acap kali laki-laki dan perempuan tak dikenal dalam pekerjaan mereka, yang telah mengusung kita di atas jalan berbatu-batu menuju kemakmuran dan kebebasan.<br />
Demi kita, mereka mengepak harta-milik mereka yang tak seberapa dan menyeberangi samudera untuk mencari kehidupan baru.<br />
Demi kita, mereka banting-tulang dengan upah minim dan menetap di Pantai Barat, menahankan pukulan cambuk dan mencangkul tanah-keras.<br />
Demi kita, mereka bertempur dan mati, ditempat-tempat seperti Concord dan Gettysburg, Normandy dan Khe San.<br />
Lelaki dan perempuan ini terus menerus berjuang dan berkorban dan bekerja hingga kulit tangan mereka mengelupas, agar kita bisa mengecap kehidupan yang lebih baik. Mereka melihat Amerika lebih besar dari jumlah ambisi kita secara perorangan, lebih besar daripada perbedaan status keluarga, atau kekayaan ataupun partai atau kelompok.<br />
Perjalanan inilah yang kita teruskan hari ini. Kita masih merupakan negara paling makmur dan paling berpengaruh di Bumi. Para pekerja kita tidak kurang produktifnya dibandingkan dengan waktu ketika krisis ini dimulai. Otak kita masih se-inventif seperti pada awal krisis ini, barang dan jasa kita masih diperlukan. Kapasitas kita tetap tak berkurang. Tetapi masa kita untuk berdiam diri, melindungi kepentingan sempit dan menunda keputusan-keputusan yang tak menyenangkan, sudah harus berlalu. Mulai hari ini, kita harus bangkit sendiri, membersihkan debu yang menempel, dan mulai lagi bekerja memperbaharui Amerika.<br />
Karena kemana saja kita melihat, ada yang harus kita lakukan. Keadaan ekonomi mengharuskan tindakan yang berani dan segera, dan kita akan bertindak- bukan hanya untuk menciptakan lapangan kerja baru, tetapi untuk meletakkan dasar bagi pertumbuhan. Kita akan membangun jalan dan jembatan, jaringan listrik dan jaringan digital yang menyuburkan perdagangan dan mengikat kita bersama. Kita akan memulihkan sains ke tempat yang selayaknya, dan menggunakan kehebatan teknologi untuk meningkatkan mutu perawatan kesehatan dan menurunkan biayanya. Kita akan memanfaatkan tenaga matahari, tenaga angin dan lainnya untuk menjalankan mobil-mobil dan pabrik-pabrik kita. Dan kita akan mengubah sekolah dan perguruan tinggi dan universitas untuk memenuhi tuntutan era baru. Semua ini bisa kita lakukan, Dan semua ini akan kita lakukan.</p>
<p>Tentu, ada orang yang meragukan skala ambisi kita &#8211; dengan mengatakan sistem ekonomi kita tidak bisa mentolerir terlalu banyak rencana besar. Daya ingat mereka tidak cukup jauh. Mereka telah melupakan apa yang dilakukan negara ini, apa yang bisa dicapai oleh laki-laki dan perempuan yang hidup bebas, apabila imajinasi digabung demi tujuan bersama, dan kebutuhan digabung dengan ketabahan.<br />
Yang tidak dipahami oleh mereka yang sinis adalah tanah tempat mereka berpijak telah bergeser, bahwa argumen basi dalam politik yang telah begitu lama menghabiskan waktu kita &#8211; tidak lagi berlaku, Pertanyaan yang kita ajukan sekarang bukan apakah pemerintah kita terlalu besar atau terlalu kecil, tetapi apakah pemerintah kita bisa berjalan, apakah pemerintah bisa menolong para keluarga mencari pekerjaan dengan upah yang pantas, perawatan kesehatan yang terjangkau, dan pensiun yang berarti. Apabila jawabannya &#8211; ya, kita berniat untuk terus bergerak maju. Apabila jawabannya tidak, programnya akan dihentikan, Dan mereka yang mengatur uang rakyat akan dimintai pertanggung-jawabannya &#8211; supaya mengeluarkan uang secara bijaksana, mengubah kebiasaan buruk, dan melakukan bisnis kita dengan jujur &#8211; karena hanya dengan demikian kita bisa memulihkan kepercayaan penting antara rakyat dan pemerintah.<br />
Kita juga tidak mempertanyakan apakah kekuatan pasar bebas itu baik atau buruk. Kekuatan pasar bisa membina kekayaan dan memperluas kebebasan kita. Tetapi krisis ini telah mengingatkan kita, bahwa tanpa pengawasan yang ketat, kekuatan pasar bebas itu bisa terlepas dari kontrol, dan suatu bangsa tidak bisa makmur untuk waktu lama apabila hanya mementingkan orang kaya. Keberhasilan ekonomi kita tidak hanya tergantung pada besarnya Produk Domestik Kotor, tapi seberapa jauh meluasnya kemakmuran itu. keberhasilan kita juga tergantung pada kemampuan kita memberikan kesempatan kepada tiap orang yang mau bekerja, dan bukan karena belas kasihan. Itulah jalan yang paling pasti guna mencapai kemakmuran bersama.<br />
Tentang pertahanan : kita, kita menolak dan menganggap palsu pilihan antara keselamatan dan idaman atau cita-cita kita. Para Pendiri Negara ini, dihadapkan pada bahaya yang tak terbayangkan, menyusun sebuah piagam untuk menjamin supremasi hukum dan hak setiap orang, sebuah piagam yang diperkuat oleh perjuangan generasi demi generasi. Semua cita-cita ini masih menerangi dunia, dan kita tidak akan meninggalkannya demi penyelesaian segera. Karena itu, bagi semua orang dan pemerintahan yang menyaksikan pelantikan hari ini, mulai dari kota-kota yang termegah sampai ke desa kecil di mana ayah saya dilahirkan; tahu bahwa Amerika adalah sahabat setia negara dan sahabat setiap lelaki, setiap perempuan, dan setiap anak yang menghendaki masa depan yang damai dan bermartabat, dan bahwa kita siap untuk memimpin lagi.<br />
Ingatlah bahwa generasi-generasi sebelumnya menundukkan fasisme dan komunisme bukan hanya dengan misil dan tank, tetapi dengan aliansi kokoh dan keyakinan besar. Mereka memahami bahwa kekuatan saja tidak bisa melindungi kita, dan bahwa kekuatan itu tidak memberi kita hak berbuat sekehendak hati kita. Sebaliknya mereka tahu bahwa kekuatan kita tumbuh melalui penggunaan yang bijaksana, keamanan kita berasal dari adilnya tujuan kita, kekuatan contoh yang kita berikan, dan kerendahan hati serta kesanggupan menahan diri.<br />
Kita adalah penjaga warisan ini. Dibimbing oleh prinsip-prinsip ini, sekali lagi kita bisa menghadapi ancaman-ancaman baru itu yang menuntut upaya lebih besar -bahkan kerja-sama dan pemahaman lebih besar antar-negara. Kita akan mulai secara bertanggung jawab meninggalkan Irak kepada bangsa Irak, dan menempa perdamaian di Afghanistan. Bersama teman-teman lama dan bekas saingan kita, Amerika akan bekerja tanpa lelah untuk mengurangi ancaman nuklir, dan mengurangi bahaya pemanasan bumi. Kita tidak akan minta maaf atas cara kehidupan Amerika, tidak akan goyah dalam mempertahankannya, dan bagi mereka yang hendak mendorong tujuan mereka dengan terror dan pembantaian orang-orang tak bersalah, kami katakan kepada mereka, semangat kita lebih kuat dan tidak terpatahkan, kalian tidak akan unggul dari kami, dan kalian akan kami kalahkan.<br />
Kami sadar bahwa warisan bangsa yang beraneka warna adalah kekuatan, dna bukannya kelemahan. Bangsa kitab terdiri dari orang Kristen dan Islam, orang Yahudi dan Hindu, dan bahkan orang-orang yang tidak percaya pada Tuhan. Kita telah dibentuk oleh campuran berbagai bahasa dan kebudayaan, yang berasal dari segala pelosok dunia. Dan karena kitab telah merasakan pahitnya perang saudara dan segregasi rasial. Kita telah keluar dari masa kegelapan itu suatu bangsa yang lebih kuat dan lebih bersatu. Kita juta yakin bahwa pada suatu hari nanti semua rasa kebencian akan hilang, bahwa semua garis-garis pembatas antar suku bangsa akan luluh, dan bahwa dunia ini akan menjadi semakin kecil. Kerendahan hati kita akan tampak dengan sendirinya, dana Amerika harus memainkan perannya dalam menyongsong era perdamaian yang baru.<br />
Bagi dunia Muslim, kami akan mencari cara baru ke depan berdasarkan pada kepentingan bersama dan saling menghormati. Bagi para pemimpin dunia yang berusaha menanam bibit konflik, atau menyalahkan dunia Barat atas kesulitan-kesulitan yang dialami masyarakatnya, ketahuilah bahwa rakyat anda akan menilai anda pada apa yang anda bangun, bukan pada apa yang anda musnahkan. Bagi mereka yang hendak menggenggam kekuasaan melalui korupsi dan kekejian dan membungkam orang yang tidak setuju pada kebijakan mereka, yakinlah bahwa kalian berada pada sisi yang keliru, tapi kami akan mengulurkan tangan jika kalian tidak lagi mengepalkan tinju.<br />
Bagi rakyat negara-negara miskin, kami berjanji akan bekerja bersama kalian untuk membuat ladang kalian subur dan membuat air bersih mengalir, untuk memberi makan tubuh yang kelaparan, dan memenuhi kebutuhan mental. Dan kepada negara-negara seperti negara kita yang relatif menikmati kemakmuran, kita tidak bisa lagi bersikap tidak peduli pada kesengsaraan di luar perbatasan kita, dan kita tidak bisa menghabiskan sumber-sumber dunia tanpa mempedulikan dampaknya. Karena dunia sudah berubah, dan kita harus berubah dengannya.<br />
Sambil kita mempertimbangkan jalan yang terbentang di depan kita, kita mengingat dengan rasa terima kasih orang-orang Amerika yang gagah berani, yang pada saat ini, berpatroli di gurun dan gunung yang sangat jauh. Ada sesuatu yang hendak mereka beri tahukan pada kita hari ini, seperti yang dibisikkan sepanjang masa oleh para pahlawan kita yang kini dimakamkan di Arlington. Kita menghormati mereka bukan hanya karena mereka menjaga kebebasan kita, tetapi karena mereka menunjukkan arti pengorbanan, kesediaan untuk mencari arti yang lebih besar dari diri mereka sendiri. Dan pada saat ini, saat yang akan tercatat dalam sejarah generasi &#8211; semangat inilah yang harus ada pada kita semua.<br />
Sebanyak apapun yang bisa dan harus dilakukan pemerintah, pada akhirnya kepercayaan dan tekad rakyat Amerika-lah yang diandalkan negara ini. Misalnya kebaikan hati untuk menampung orang yang kena musibah walaupun tidak kita kenal, atau pekerja yang tanpa pamrih rela mengurangi jam kerja mereka daripada melihat seorang teman diPHK-kan, yang membuat kita keluar dari kegelapan. Adalah keberanian para pemadam kebakaran untuk menerobos masuk ke rumah yang penuh asap, dan juga kesediaan orang tua untuk membesarkan anak, yang kulak akan menentukan nasib kita.</p>
<p>Tantangan kita mungkin baru, Alat-alat yang kita gunakan untuk mengatasinya mungkin baru. Tetapi pada nilai-nilai itulah keberhasilan kita bergantung &#8211; yaitu kerja keras dan kejujuran, ketabahan dan berlaku secara adil, toleransi dan rasa ingin tahu, kesetiaan dan patriotisme &#8211; semua itu sudah lama ada. Semua itu memang benar. Semua itu telah menjadi kekuatan kemajuan sepanjang sejarah. Jadi yang dituntut sekarang adalah kembalinya kepada nilai-nilai ini. Apa yang diperlukan dari kita sekarang ini adalah era pertanggung-jawaban yang baru &#8211; suatu pengakuan, dari tiap orang Amerika, bahwa kita mempunyai kewajiban bagi diri kita sendiri, bagi negara kita dan bagi dunia, kewajiban yang kita lakukan dengan senang hati, bukan dengan bersungut-sungut, karena kita tahu tidak ada yang lebih memuaskan bagi jiwa kita, yang merupakan definisi karakter kita, daripada memberikan segalanya untuk menyelesaikan tugas yang sulit.<br />
Inilah pengorbanan dan janji kewarganegaraan.<br />
Inilah yang menjadi sumber keyakinan kita &#8211; pengetahuan bahwa Tuhan meminta kita untuk memperbaiki keadaan yang tidak pasti.<br />
Inilah arti kebebasan dan kepercayaan kita- mengapa laki-laki dan perempuan dan anak-anak dari tiap ras dan tiap keyakinan bisa ikut dalam perayaan di lapangan yang indah ini, dan mengapa seorang lelaki yang ayahnya lebih 60-tahun lalu mungkin tidak dilayani di restoran, sekarang bisa berdiri di depan anda untuk diambil sumpahnya sebagai presiden.<br />
Jadi marilah kita hari ini mengenang siapa kita dan sejauh mana jalan yang kita tempuh. Pada tahun kelahiran Amerika, pada bulan yang terdingin, sekelompok patriot berkumpul di depan api unggun yang mulai padam di bantaran sungai yang beku. Ibukota telah ditinggalkan, musuh terus maju, Salju tampak berlumuran darah. Pada saat itu, ketika nasib revolusi kita sangat diragukan, bapak bangsa kita memerintahkan supaya kalimat berikut dibacakan kepada semua orang Amerika:<br />
&#8220;Perlu di diberitahu pada dunia masa depan, bahwa di tengah musim dingin, saat apapun tiada kecuali harapan dan kebaikan- bahwa kota dan negara, cemas akan bahaya bersama, akhirnya bersatu untuk menghadapinya.&#8221;<br />
Dalam menghadapi musuh bersama, dalam masa kesukaran kita ini, mari kita ingat kata-kata emas itu, Dengan harapan dan kebajikan, mari kita hadapi bersama sekali lagi sungai beku ini, dan bertahan dari badai apapun yang akan tiba. Biar dikatakan oleh cucu-cucu kita bahwa kita telah diuji dan kita menolak untuk menghentikan perjalanan ini, bahwa kita tidak mundur dan mata kita terpaku ke ufuk fajar dan dengan berkat Tuhan, kita meneruskan anugerah kebebasan dan mengantarkannya dengan selamat bagi generasi masa depan.</p>
<p>http://www.voanews.com/indonesian/2009-01-21-voa6.cfm</p>
<br />Posted in Profile  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/bapirau.wordpress.com/33/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/bapirau.wordpress.com/33/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/bapirau.wordpress.com/33/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/bapirau.wordpress.com/33/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/bapirau.wordpress.com/33/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/bapirau.wordpress.com/33/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/bapirau.wordpress.com/33/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/bapirau.wordpress.com/33/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/bapirau.wordpress.com/33/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/bapirau.wordpress.com/33/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/bapirau.wordpress.com/33/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/bapirau.wordpress.com/33/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/bapirau.wordpress.com/33/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/bapirau.wordpress.com/33/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bapirau.wordpress.com&amp;blog=3355164&amp;post=33&amp;subd=bapirau&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bapirau.wordpress.com/2009/01/23/33/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/2b3fb6c0851c864df7ef92665bc2b754?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">tan marajo</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://bapirau.files.wordpress.com/2009/01/barackobamacapitol.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">barackobamacapitol</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>APAKAH POTENSI KITA MASIH BERTUMBUH ?</title>
		<link>http://bapirau.wordpress.com/2008/04/28/apakah-potensi-kita-masih-bertumbuh/</link>
		<comments>http://bapirau.wordpress.com/2008/04/28/apakah-potensi-kita-masih-bertumbuh/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 28 Apr 2008 14:20:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Is Sikumbang</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[inspirasi]]></category>
		<category><![CDATA[motivasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bapirau.wordpress.com/?p=31</guid>
		<description><![CDATA[&#8220;Kematangan emosi dan kedewasaan seseorang bukan dilihat dari usia, tapi dilihat dari bagaimana ia menghadapi masalah dengan cara yang bijaksana dan mampu menyelesaikannya&#8221; - Sonny Vinn - Bagaimana cara anda menerima informasi hari ini ? Sebagian besar dari anda akan mengatakan dari televisi, koran, surat kabar, dan mungkin juga dari orang lain. Pertanyaan kedua adalah, [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bapirau.wordpress.com&amp;blog=3355164&amp;post=31&amp;subd=bapirau&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="padding-left:30px;">
&#8220;<strong><em>Kematangan emosi dan kedewasaan seseorang bukan dilihat dari usia, tapi<br />
dilihat dari bagaimana ia menghadapi masalah dengan cara yang bijaksana<br />
dan mampu menyelesaikannya&#8221;<br />
</em></strong>- Sonny Vinn -</p>
<p>Bagaimana cara anda menerima informasi hari ini ? Sebagian besar dari<br />
anda akan mengatakan dari televisi, koran, surat kabar, dan mungkin juga dari<br />
orang lain. Pertanyaan kedua adalah, berapa banyak dari informasi yang anda<br />
terima tadi, yang bisa meningkatkan potensi anda untuk berkembang menjadi<br />
lebih baik ? Tidak mudah menjawab pertanyaan kedua ini ; yang pertama<br />
karena mungkin informasi yang kita terima sebagian besar adalah hal-hal yang<br />
berkaitan dengan dunia luar, atau tentang life style, tentang hal-2 yang ada<br />
hubungannya dengan pekerjaan kita, dan hanya sedikit yang berhubungan<br />
dengan peningkatan potensi diri kita. Yang kedua, apakah kita masih perlu<br />
mencari informasi-2 untuk peningkatan potensi diri, kan saya sudah dewasa,<br />
sudah bekerja, dan bahkan sudah berkeluarga ? Karir saya sudah bagus,<br />
keluarga saya hidup bahagia, masih perlukah informasi seperti itu ?<br />
<span id="more-31"></span>Secara fisiologis, tubuh kita bertumbuh paling pesat saat kita di usia 5<br />
hingga 18 tahun, dan kemudian terus melambat, sampai akhirnya pertumbuhan<br />
fisik kita terhenti rata-rata di usia 30 tahun. Sejalan dengan kondisi fisik tubuh,<br />
emosi dan potensi kita pun juga terus tumbuh sejak kita lahir, dan mempunyai<br />
potensi akan terus tumbuh sampai kita sendiri yang menghentikannya. Yang<br />
sering terjadi adalah, kita tidak menyadari bahwa tanpa sengaja kita<br />
‘menghentikan&#8217; pertumbuhan potensi kita<br />
Lalu, kapan tepatnya kita tanpa sadar ‘menghentikan&#8217; proses<br />
pertumbuhan potensi kita ? Proses pertumbuhan itu terhenti pada saat kita<br />
memutuskan untuk berhenti belajar. Bagi kita yang pernah menginjakkan kaki<br />
di bangku kuliah, biasanya kita akan berhenti belajar begitu lulus. Semua buku-<br />
2 kuliah kita bundel, dan masuklah kita di dunia kerja dengan bekal yang kita<br />
rasa sudah cukup untuk memulai karir. Jika anda bertanya, &#8220;Lho, bukankah kita<br />
berhenti belajar karena bekalnya sudah cukup ?&#8221;, saya katakan YA, secara<br />
akademisi sudah cukup bekal ilmu anda untuk masuk dunia kerja. Tapi yang<br />
tidak banyak disadari adalah, pada saat kita berhenti belajar secara akademis,<br />
otak bawah sadar kita juga terpengaruh dengan kata &#8220;BERHENTI&#8221; tersebut,<br />
sehingga akan menolak informasi-2 lain yang masuk ke diri kita. Anda tidak<br />
percaya ? Nah, saya akan tunjukkan satu contoh kecil. Coba lihat ke selera<br />
musik anda. Siapakah penyanyi idola anda ? Apabila anda lulus dari bangku<br />
kuliah tahun 60 atau 70-an misalnya, kecil kemungkinan anda mengidolakan<br />
Michael Jackson, Britney Spears, dan penyanyi-2 era tahun 2000-an. Saya<br />
yakin, sebagian besar dari anda yang lulus kuliah tahun 60-70-an pasti idola<br />
anda adalah Elvis Presley. Kecuali anda pecinta musik sejati yang selalu<br />
mengikuti perkembangan dunia musik dari jaman ke jaman, sangat jarang<br />
diantara angkatan anda yang mengidolakan penyanyi-2 tahun 2000-an. Lalu,<br />
apa artinya ? Begini. Pada saat otak anda masih terbuka untuk belajar, maka<br />
otak anda juga terbuka untuk informasi yang lain, musik misalnya. Lalu karena<br />
memang rekan-2 seangkatan anda waktu itu juga mengidolakan penyanyi yang<br />
sama, maka normal-2 saja jika anda juga mengikuti trend tersebut. Saat anda<br />
‘berhenti belajar&#8217; pada waktu lulus kuliah, maka biasanya anda juga tidak<br />
begitu antusias lagi mengikuti perkembangan musik, apalagi anda juga<br />
disibukkan oleh pekerjaan. Waktu terus berjalan, setahun, dua tahun, lima<br />
tahun, sepuluh tahun, dan selera musik anda akan tetap berada pada saat di<br />
bangku kuliah tersebut.<br />
Nah, itu tadi baru dari contoh yang kecil, tentang selera musik.<br />
Bagaimana dengan hal-2 yang lain, misalnya emosi, potensi, dan kedewasaan<br />
misalnya ? Coba tanyakan dan lihat sendiri ke diri anda hari ini ; adakah cara<br />
anda menangani suatu masalah kurang lebih sama dengan beberapa tahun<br />
yang lalu saat anda masih kuliah ? Bila kita termasuk orang yang tanpa sadar<br />
‘berhenti belajar&#8217;, walau masalah yang dihadapi berbeda, tapi biasanya<br />
caranya menghadapi masalah kurang lebih sama. Tidak ada yang salah<br />
dengan hal ini, apalagi jika masalahnya bisa diselesaikan. Hanya saja, sayang<br />
sekali jika potensi kita untuk tumbuh dihentikan begitu saja karena kita merasa<br />
sudah cukup ; Yang mana sebenarnya kita punya potensi untuk hidup lebih<br />
baik dari hari ini. So, agar otak bawah sadar kita bisa terbuka lagi terhadap<br />
informasi yang bisa meningkatkan potensi kita, ada beberapa tips yang perlu<br />
kita lakukan, yaitu :<br />
1. MENGIKUTI PERKEMBANGAN JAMAN<br />
Perubahan yang terjadi di sekitar kita begitu cepat, baik dari sisi sosial,<br />
teknologi maupun ekonomi. Kita tidak perlu tahu semuanya, tapi<br />
setidaknya kita bisa mengikuti kearah mana perkembangan berjalan ;<br />
bahasa kerennya : Jangan kuper deh _<br />
2. MELIHAT &amp; MENYELESAIKAN MASALAH DARI SISI YANG<br />
BERBEDA<br />
Anda yang hari ini seorang ibu rumah tangga, bagaimana cara anda<br />
apabila balita anda tidak mau makan misalnya ? Bila selama ini anda<br />
sudah terbiasa dengan marah atau memaksa si anak bila mereka<br />
mogok makan, mengapa tidak mencoba melihat masalahnya dari sisi si<br />
anak ? Bisa jadi selera si anak tidak ada karena makanan yang tidak<br />
mereka sukai, atau hal-hal lain yang tidak pernah terpikirkan. Untuk<br />
masalah-2 yang lain juga, apabila anda berinisiatif melihat suatu<br />
masalah dari sisi yang berbeda, bisa jadi anda akan menemukan solusi<br />
lain yang lebih jitu.<br />
3. JADILAH SEORANG EXPERT DI BIDANG ANDA<br />
Anda suka memasak misalnya ? Jadilah seorang yang expert (ahli)<br />
dalam memasak, minimal di rumah anda sendiri. Daripada hanya<br />
memasak yang itu-itu saja, cobalah menu-menu baru yang belum<br />
pernah anda coba sebelumnya ; ini akan memaksa anda keluar dari<br />
comfort zone, membuat potensi memasak kita terus bertumbuh.<br />
Sukses untuk anda !<br />
_________<br />
Moderator milis The Acesia (www.the-acesia.tk ), Motivational Speaker<br />
Pengarang buku motivasi best seller &#8220;SLAM DUNK For SUCCESS&#8221;</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/bapirau.wordpress.com/31/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/bapirau.wordpress.com/31/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/bapirau.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/bapirau.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/bapirau.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/bapirau.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/bapirau.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/bapirau.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/bapirau.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/bapirau.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/bapirau.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/bapirau.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/bapirau.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/bapirau.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/bapirau.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/bapirau.wordpress.com/31/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bapirau.wordpress.com&amp;blog=3355164&amp;post=31&amp;subd=bapirau&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bapirau.wordpress.com/2008/04/28/apakah-potensi-kita-masih-bertumbuh/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/2b3fb6c0851c864df7ef92665bc2b754?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">tan marajo</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>KEKUATAN PIKIRAN BAWAH SADAR</title>
		<link>http://bapirau.wordpress.com/2008/04/24/kekuatan-pikiran-bawah-sadar/</link>
		<comments>http://bapirau.wordpress.com/2008/04/24/kekuatan-pikiran-bawah-sadar/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 24 Apr 2008 10:09:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Is Sikumbang</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[inspirasi]]></category>
		<category><![CDATA[mimpi]]></category>
		<category><![CDATA[motivasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bapirau.wordpress.com/?p=29</guid>
		<description><![CDATA[Manusia memiliki kekuatan yang luar biasa untuk menciptakan mahakarya. Kekuatan terbesar dalam diri manusia itu terdapat pada pikiran. Tetapi kita jarang membuktikan kekuatan pikiran tersebut, sebab kita sering terjebak dalam zona nyaman atau kebiasaan tertentu, sehingga selamanya tidak dapat mencari kemungkinan yang lebih baik atau perubahan nasib yang berarti. Oleh karena itu milikilah target yang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bapirau.wordpress.com&amp;blog=3355164&amp;post=29&amp;subd=bapirau&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Manusia memiliki kekuatan yang luar biasa untuk menciptakan<br />
mahakarya. Kekuatan terbesar dalam diri manusia itu terdapat pada pikiran.<br />
Tetapi kita jarang membuktikan kekuatan pikiran tersebut, sebab kita sering<br />
terjebak dalam zona nyaman atau kebiasaan tertentu, sehingga selamanya<br />
tidak dapat mencari kemungkinan yang lebih baik atau perubahan nasib<br />
yang berarti. Oleh karena itu milikilah target yang lebih tinggi untuk<br />
merangsang kekuatan dalam pikiran tersebut. Sebab target atau sasaran baru<br />
yang dipikirkan itu akan menggerakkan diri kita untuk melaksanakan tindakan.<br />
Apalagi jika diyakini target tersebut bakal tercapai, maka diri kita<br />
akan lebih siap menghadapi tantangan yang ada.</p>
<p><span id="more-29"></span>Setelah tindakan-tindakan baru yang lebih konstruktif dikerjakan hingga<br />
berulang-ulang, maka tanpa disadari kita sudah banyak melakukan hal-hal<br />
penting hinga kita tiba di zona baru, dimana kita berhasil mencapai<br />
target yang didambakan. Kekuatan pikiran bawah sadar itu dapat dibangkitkan<br />
melalui 2 cara, yaitu autosuggestion dan visualization.</p>
<p><strong>AUTOSUGGESTION<br />
</strong>Keinginan-keinginan kita merupakan informasi penting untuk pikiran<br />
bawah sadar. Sebab keinginan yang terekam kuat dalam pikiran bawah sadar<br />
sangat besar dapat menjadi daya dorong yang akan menggerakkan diri kita<br />
untuk berbuat sesuatu yang luar biasa. Keinginan yang sangat besar dan<br />
terekam dalam pikiran bawah sadar itulah yang dinamakan autosuggestion.<br />
Autosuggestion seharusnya dilakukan dengan penuh rasa percaya,<br />
melibatkan emosi dalam diri, dilakukan penuh konsentrasi terhadap obyek<br />
yang positif, dan berulang-ulang. Selanjutnya, pikiran bawah sadar<br />
inilah yang akan mendikte gerak-gerik tubuh kita. Kekuatan yang<br />
ditimbulkan oleh pikiran bawah sadar itu sangat dahsyat entah digunakan<br />
untuk melakukan perbuatan buruk atau baik. Kadangkala niat untuk<br />
melakukan sesuatu secara otomatis muncul dari pikiran bawah sadar.<br />
Autosuggestion akan mengetuk kesadaran (heartknock). Karena<br />
dilakukan berulang-ulang dan rutin, suatu ketika kata-kata tersebut akan<br />
menembus pikiran bawah sadar. Lalu pikiran bawah sadar itupun memompa<br />
semangat. Energi itu dapat dimanfaatkan untuk mewujudkan impian hidup kita.<br />
Mungkin kegiatan autosuggestion ini akan dianggap aneh oleh orang lain.<br />
Tetapi itulah salah satu cara untuk mengubah diri dari dalam. Biasakan<br />
mendengar pola pikir positif dan melakukan kebiasaan-kebiasaan yang<br />
konstruktif. Jadi jangan ragu untuk melakukan budaya-budaya yang potensial,<br />
menumbuhkan optimisme dan kreatifitas.</p>
<p>Ada 6 (P) petunjuk dalam melakukan autosuggestion, yaitu :<br />
<strong>- POSITIVE</strong><br />
pada saat melakukan autosuggestion, pikirkan hal-hal yang positif saja.<br />
<strong>- POWERFUL<br />
</strong>lakukan dengan penuh keyakinan sebab dapat memberikan kekuatan untuk<br />
berbuat sesuatu yang luar biasa.<br />
<strong>- PRECISE<br />
</strong>keinginan yang hendak dicapai harus sudah dapat dideskripsikan, karena<br />
pikiran bawah sadar hanya bisa menyusun berdasarkan kategori.<br />
<strong>- PRESENT TENSE</strong><br />
dalam bentuk keinginan saat ini, bukan keinginan di masa lalu atau akan<br />
datang.<br />
<strong>- PERSONAL<br />
</strong>lakukan perubahan positif terhadap diri sendiri terlebih dahulu.<br />
<strong>- POTENSIAL</strong><br />
memungkinkan untuk dicapai dalam target waktu yang telah ditetapkan.</p>
<p><strong>VISUALIZATION<br />
</strong>Bila kita menginginkan sesuatu maka pikiran bawah sadar akan<br />
menggambarkan apa yang didambakan itu. Dengan cara memvisualisasikan<br />
impian terlebih dahulu, terciptalah banyak sekali karya-karya spektakuler di<br />
dunia ini. Sesuatu yang selalu divisualisasikan manusia akan mudah terekam<br />
dalam pikiran bawah sadar. Lalu muncul kekuatan pikiran tersebut, yang<br />
berperan sebagai penghubung antara jiwa dengan tubuh. Sehingga tubuhpun<br />
bereaksi dengan mengerahkan seluruh potensi yang sebelumnya tidak<br />
pernah digunakan, dalam bentuk kreatifitas atau tindakan. Memvisualisasikan<br />
impian memungkinkan seluruh impian tercapai oleh pikiran bawah sadar.<br />
Tuhan Yang Maha Esa menganugerahkan potensi yang sama besar<br />
kepada manusia. Tidak ada ruginya membayangkan betapa berpotensinya<br />
diri kita untuk mencapai impian-impian. Berikut ini beberapa langkah dalam<br />
memvisualisasikan impian, yaitu:</p>
<p>1. MENDEFINISIKAN IMPIAN<br />
Mendefinisikan impian artinya memberikan batasan atau standar akan<br />
impian yang hendak dicapai. Kemudian, gambarkanlah semua impian<br />
seolah-olah Anda sudah sepatutnya meraih impian tersebut. Meskipun<br />
tindakan ini terkesan sederhana, tetapi dari gambaran impian itulah kita<br />
akan mencoba berbuat sesuatu untuk melakukan perubahan dan akhirnya<br />
dapat meraih cita-cita.<br />
2. MENENTUKAN TARGET WAKTU<br />
Dambakan impian itu terwujud sesuai target yang telah ditentukan, sebab<br />
impian tanpa target waktu hanya akan menjadi mimpi sesaat. Impian<br />
dengan target waktu akan menggerakkan kesadaran untuk tidak segansegan<br />
melakukan perubahan. Maka mulailah dari sekarang, Be the best, do<br />
the best, and then let God take care the rest ıJadilah yang terbaik, lakukan<br />
yang terbaik, biarlah Tuhan yang menentukan. Potensi yang kita miliki<br />
kelihatannya sangat sayang jika tidak dioptimalkan.<br />
3. MELAKUKAN BERULANG-ULANG<br />
Melakukan ulangan artinya mengkondisikan diri kita untuk lebih sering ingat<br />
akan impian kita. Jika sering ingat, maka perlahan-lahan impian itu akan<br />
tertanam di alam pikiran bawah sadar. Bila pesan sudah diterima oleh SCM<br />
(sub-conscience mind), maka dia akan menggerakkan diri kita untuk<br />
menciptakan keputusan atau menjadikan kita lebih kreatif.<br />
Jika impian lebih sering diimajinasikan ternyata dapat melipatgandakan<br />
kekuatan dari pikiran bawah sadar. Imajinasi yang diulang-ulang ini akan<br />
secara tidak langsung merangsang ilusi akan kenyataan yang luar biasa<br />
tentang potensi kita sebagai umat manusia. Sehingga diri kita akan berusaha<br />
keras mencapai impian yang divisualisasikan. Begitulah seterusnya kekuatan<br />
pikiran bawah sadar bekerja dan dibangkitkan, hingga perubahan besar terjadi<br />
dalam diri kita pada suatu waktu.<br />
Dikutip dari : Inspirasi Indonesia</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/bapirau.wordpress.com/29/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/bapirau.wordpress.com/29/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/bapirau.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/bapirau.wordpress.com/29/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/bapirau.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/bapirau.wordpress.com/29/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/bapirau.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/bapirau.wordpress.com/29/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/bapirau.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/bapirau.wordpress.com/29/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/bapirau.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/bapirau.wordpress.com/29/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/bapirau.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/bapirau.wordpress.com/29/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/bapirau.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/bapirau.wordpress.com/29/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bapirau.wordpress.com&amp;blog=3355164&amp;post=29&amp;subd=bapirau&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bapirau.wordpress.com/2008/04/24/kekuatan-pikiran-bawah-sadar/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/2b3fb6c0851c864df7ef92665bc2b754?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">tan marajo</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>KEBERANIAN YANG DAPAT MENGUBAH KEHIDUPAN</title>
		<link>http://bapirau.wordpress.com/2008/04/24/keberanian-yang-dapat-mengubah-kehidupan/</link>
		<comments>http://bapirau.wordpress.com/2008/04/24/keberanian-yang-dapat-mengubah-kehidupan/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 24 Apr 2008 10:06:36 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Is Sikumbang</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[berani]]></category>
		<category><![CDATA[inspirasi]]></category>
		<category><![CDATA[motivasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bapirau.wordpress.com/?p=28</guid>
		<description><![CDATA[Oleh : Andrew Ho &#8220;Tears will not erase your sorrow; hope does not make you successful ; courage will get you there.&#8221; Setiap hari kita mempunyai peluang yang menguntungkan, entah itu dalam skala kecil maupun besar. Bila kita cukup berani, maka peluang-peluang tersebut akan menjadi keberuntungan yang besar. Sebab keberanian akan menimbulkan aksi yang signifikan. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bapirau.wordpress.com&amp;blog=3355164&amp;post=28&amp;subd=bapirau&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong><em>Oleh : Andrew Ho</em></strong></p>
<p style="padding-left:30px;"><strong><em>&#8220;Tears will not erase your sorrow; hope does not make you successful ;<br />
courage will get you there.&#8221;</em></strong></p>
<p>Setiap hari kita mempunyai peluang yang menguntungkan, entah itu<br />
dalam skala kecil maupun besar. Bila kita cukup berani, maka peluang-peluang<br />
tersebut akan menjadi keberuntungan yang besar. Sebab keberanian akan<br />
menimbulkan aksi yang signifikan. Keberanian adalah suatu sikap untuk<br />
berbuat sesuatu dengan tidak terlalu merisaukan kemungkinan-kemungkinan<br />
buruk. Aristotle mengatakan bahwa, &#8220;The conquering of fear is the beginning of<br />
wisdom. Kemampuan menaklukkan rasa takut merupakan awal dari<br />
kebijaksanaan. Artinya, orang yang mempunyai keberanian akan mampu<br />
bertindak bijaksana tanpa dibayangi ketakutan-ketakutan yang sebenarnya<br />
merupakan halusinasi belaka. Orang-orang yang mempunyai keberanian akan<br />
sanggup menghidupkan mimpi-mimpi dan mengubah kehidupan pribadi<br />
sekaligus orang-orang di sekitarnya.<br />
<span id="more-28"></span>Beberapa abad yang silam Virgil mengatakan, &#8220;Fortune favors the<br />
bold. &#8211; Keberuntungan menyukai keberanian.&#8221; Marilah kita belajar dari para<br />
tokoh olah raga yang mempunyai prestasi berskala internasional, yaitu Carl<br />
Lewis, Michael Jordan, Marilyn King dan lain sebagainya. Mereka mempunyai<br />
keberanian yang tinggi untuk menepis segala kekhawatiran akan keterbatasan<br />
dalam diri mereka. Karena itulah mereka mampu berprestasi di bidang olah<br />
raga dan tampil sebagai tokoh yang berkarakter. Kita juga mempunyai peluang<br />
yang sama besar di bidang yang sama ataupun di bidang lain, misalnya di<br />
bidang seni, politik, bisnis, ilmu pengetahuan, filsafat dan lain sebagainya.<br />
Tetapi apakah kita sudah mempunyai cukup keberanian menangkap peluang<br />
yang datang setiap hari itu dan mengubahnya menjadi prestasi hidup ?<br />
Hanya diri kita yang mampu mengukur apakah keberanian kita cukup besar.<br />
Marilyn King mengatakan bahwa keberanian kita secara garis besar<br />
dipengaruhi oleh 3 hal, yaitu visi (vision), tindakan nyata (action), dan<br />
semangat (passion). Ketiga hal tersebut mampu mengatasi rasa khawatir,<br />
ketakutan, dan memudahkan kita meraih impian-impian.<br />
Sementara itu, peluang datang terkadang dengan cara yang tidak<br />
terduga. Jika sudah mengetahui secara pasti apa yang kita inginkan dan sudah<br />
melakukan tindakan, maka hal itu akan meningkatkan keberanian untuk tidak<br />
pernah menyerah sebelum benar-benar berhasil.<br />
Faktor ketiga yang berpengaruh terhadap tingkat keberanian adalah<br />
semangat (passion). Mungkin kita akan terinspirasi semangat seorang olah<br />
ragawan Carl Lewis. Dirinya tidak merasa khawatir atau takut akan mengalami<br />
kekalahan dalam pertandingan karena ia mempunyai semangat yang tinggi.<br />
Semangat Carl Lewis memompa keberaniannya melewati bermacam kesulitan,<br />
sehingga ia berhasil meraih 22 medali emas diantaranya : 9 dari<br />
olimpiade/Games, 8 dari World Championship, 2 dari Pan America Games.<br />
Ayahnya adalah orang yang paling berjasa dibalik keberaniannya itu. Ayahnya<br />
adalah orang yang tidak pernah bosan memberikan dorongan motivasi.<br />
Sehingga ketika ayahnya meninggal dunia pada tahun 1987 akibat serangan<br />
penyakit kanker, Carl Lewis menguburkan salah satu medali emas dari<br />
perlombaan lari 100 m yang paling disukai ayahnya. Dia berjanji untuk<br />
mendapatkan kembali medali itu. Semangat Carl Lewis meningkatkan<br />
keberaniaannya menembus halangan, hingga ia kembali berhasil<br />
mengumpulkan 9 medali emas beberapa tahun kemudian.<br />
Carl Lewis adalah salah satu contoh orang sukses. Ia mempunyai<br />
keberanian yang tinggi untuk melakukan sesuatu yang tidak bisa atau tidak<br />
akan pernah dikerjakan oleh orang-orang yang biasa-biasa saja. Mereka<br />
konsisten menciptakan kemajuan terus menerus. Mereka senantiasa<br />
mempunyai keberanian yang tinggi untuk mengubah kehidupan karena mereka<br />
mempunyai visi, melakukan aksi dan mempunyai semangat yang luar biasa.<br />
Sumber: Keberanian yang Dapat Mengubah Kehidupan oleh Andrew Ho</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/bapirau.wordpress.com/28/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/bapirau.wordpress.com/28/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/bapirau.wordpress.com/28/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/bapirau.wordpress.com/28/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/bapirau.wordpress.com/28/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/bapirau.wordpress.com/28/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/bapirau.wordpress.com/28/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/bapirau.wordpress.com/28/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/bapirau.wordpress.com/28/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/bapirau.wordpress.com/28/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/bapirau.wordpress.com/28/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/bapirau.wordpress.com/28/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/bapirau.wordpress.com/28/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/bapirau.wordpress.com/28/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/bapirau.wordpress.com/28/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/bapirau.wordpress.com/28/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bapirau.wordpress.com&amp;blog=3355164&amp;post=28&amp;subd=bapirau&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bapirau.wordpress.com/2008/04/24/keberanian-yang-dapat-mengubah-kehidupan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/2b3fb6c0851c864df7ef92665bc2b754?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">tan marajo</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>BREAK YOUR MENTAL BARRIERS !</title>
		<link>http://bapirau.wordpress.com/2008/04/24/break-your-mental-barriers-2/</link>
		<comments>http://bapirau.wordpress.com/2008/04/24/break-your-mental-barriers-2/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 24 Apr 2008 10:04:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Is Sikumbang</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[inspirasi]]></category>
		<category><![CDATA[motivasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bapirau.wordpress.com/?p=27</guid>
		<description><![CDATA[Oleh : Sony Whatever your believe, with conviction, become your reality. Your beliefs largely determine your reality.&#8221; - Brian Tracy - Selama beratus-ratus tahun, ada satu rekor dunia di bidang olahraga yang diyakini banyak orang tidak akan mungkin terpecahkan sepanjang masa, yaitu rekor lari jarak pendek dengan jarak 1 mil. Rekor terakhir yang tercatat adalah [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bapirau.wordpress.com&amp;blog=3355164&amp;post=27&amp;subd=bapirau&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Oleh : Sony</p>
<p style="padding-left:30px;"><strong><em>Whatever your believe, with conviction, become your reality. Your beliefs<br />
largely determine your reality.&#8221;<br />
- Brian Tracy -</em></strong></p>
<p>Selama beratus-ratus tahun, ada satu rekor dunia di bidang olahraga<br />
yang diyakini banyak orang tidak akan mungkin terpecahkan sepanjang masa,<br />
yaitu rekor lari jarak pendek dengan jarak 1 mil. Rekor terakhir yang tercatat<br />
adalah empat menit dan dua belas detik. Para pakar olahraga dan kesehatan<br />
bahkan sudah mengukur, bahwa dengan kemampuan manusia yang paling<br />
super sekalipun, tidaklah mungkin otot manusia bisa digerakkan lebih cepat<br />
lagi untuk menembus batas di bawah empat menit. Dalam berbagai lomba lari<br />
1 mil yang diadakan di berbagai penjuru dunia, memang benar tidak adalah<br />
seorangpun yang berhasil melebihi rekor dunia itu. Tapi pendapat ini tidak<br />
berlaku bagi seorang Roger Bannister, seorang atlet lari jarak pendek. Di<br />
dalam pikirannya Roger berpendapat, bahwa apapun bisa dicapai, asalkan kita<br />
sendiri punya KEYAKINAN yang kuat dan BERANI MENCOBA untuk<br />
melakukannya.<br />
<span id="more-27"></span>Dengan latihan yang amat keras, Roger ingin membuktikan kepada<br />
dunia, bahwa dirinya mampu memecahkan rekor dunia tersebut. Tapi yang<br />
lebih penting adalah, di dalam pikiran, Roger bisa MEMBAYANGKAN secara<br />
detail bahwa hal itu bisa tercapai, bahwa dirinya bisa mematahkan rekor dunia<br />
tersebut. Dari imajinasi tersebut, menimbulkan KEYAKINAN yang semakin hari<br />
semakin kuat di dalam dirinya. Akhirnya, saat yang ditunggu-tunggu itu tibalah.<br />
Di tahun 1954, Roger Bannister menjadi orang pertama di dunia yang berhasil<br />
menempuh jarak 1 mil dibawah empat menit. Yang menarik, satu tahun setelah<br />
kejadian pemecahan rekor dunia tersebut, ada 37 atlit lainnya yang juga<br />
berhasil menembus jarak 1 mil dibawah empat menit. Dan dua tahun<br />
kemudian, 300 atlit juga berhasil melakukan hal yang sama.<br />
Apa yang menarik dari cerita diatas ? Tentu, pemecahan rekornya<br />
sendiri adalah suatu prestasi yang patut dibanggakan, tapi yang paling luar<br />
biasa adalah apa yang terjadi setelah pemecahan rekor itu. Mengapa setelah<br />
rekor itu terjadi, tidak begitu sulit bagi atlet lain untuk mencapainya ? Batasan<br />
mental di dalam diri para atlet pada waktu itu adalah jawabannya. Hanya<br />
karena pendapat para ahli yang menyatakan sesuatu hal tidak mungkin, maka<br />
mereka menganggapnya sebagai suatu kebenaran dan keyakinan.<br />
Dalam kehidupan, Kita seringkali membangun pembatas di dalam<br />
pikiran terhadap segala sesuatu yang ingin kita capai. Pembatas tersebut<br />
mengajarkan kepada kita untuk bersikap ‘realistis&#8217; terhadap kondisi lingkungan.<br />
Bahkan sebelum kita mulai melakukan sesuatu, kita sudah memberi batasan<br />
antara sesuatu yang mungkin dan tidak mungkin. Padahal, untuk membuat<br />
kualitas hidup kita naik satu level saja misalnya, diperlukan tindakan-tindakan<br />
yang tidak biasa kita lakukan. Berapa banyak keinginan di dalam hidup kita<br />
yang tidak pernah tercapai, hanya karena kita sebelumnya sudah terhambat<br />
secara mental bahwa hal itu tidak mungkin, bahkan sebelum kita mulai<br />
melakukannya ? Ada tiga langkah untuk mematahkan belenggu mental<br />
tersebut, yaitu :<br />
1. KEYAKINAN MENTAL YANG POSITIF<br />
Bagaimana bisa kita mencapai sesuatu hal bila didalam pikiran kita saja,<br />
kita tidak begitu yakin bahwa hal itu bisa dicapai ? Banyak belenggu<br />
mental yang tercipta dari keraguan dan ketakutan yang kita ciptakan<br />
sendiri. Mulailah dengan membuat satu keyakinan mental yang positif,<br />
yang selalu mendorong kita untuk maju. Keraguan dan ketakutan bisa<br />
langsugn diganti dengan keyakinan yang positif saat hal yang negatif<br />
tersebut muncul. Misalnya apabila saat akan memulai sesuatu hal, di<br />
dalam pikiran kita timbul suatu keraguan yang mengatakan &#8220;Apa bisa ya<br />
&#8230;..&#8221; atau &#8220;Saya tidak begitu yakin &#8230;&#8230;..&#8221; atau &#8220;Saya ragu-ragu &#8230;&#8230;&#8221;,<br />
maka cepat-cepat berpikiran positif dengan mengatakan di dalam hati<br />
&#8220;Saya yakin &#8230;..&#8221;, atau &#8220;Saya pasti bisa !&#8221;.<br />
2. BAHASA TUBUH YANG POSITIF<br />
Gerakan tubuh kita, secara tidak langsung ikut mendukung apa yang<br />
sedang kita pikirkan. Saat kita menghadapi masalah, sedih, atau<br />
kecewa, umumnya bahasa tubuh seseorang akan menunduk kebawah,<br />
tampang lesu, mulut cemberut, dan tatapan mata kosong. Bila kita<br />
berani mengubah bahasa tubuh kita menjadi lebih positif, seperti tatapan<br />
mata lurus ke depan, kepala tegak, mulut normal atau tersenyum, dan<br />
tampang kita normal, perasaan kita akan lebih cepat kembali ke arah<br />
normal. Dengan mengubah bahasa tubuh bukan berarti segala masalah<br />
kita akan selesai, tapi setidaknya perasaan negatif seperti kecewa dan<br />
sedih, akan lebih cepat dihilangkan dari diri kita. Dan akan lebih mudah<br />
untuk menyesaikan masalah tersebut dengan pikiran yang bersih,<br />
apabila didukung oleh sikap tubuh yang positif.<br />
3. BERANI MENCOBA UNTUK MELAKUKAN<br />
Hanya karena sesuatu belum pernah kita lakukan sebelumnya, bukan<br />
berarti hal tersebut tidak bisa dilakukan. Ciptakan keberanian untuk<br />
mulai mencoba melakukan tindakannya. Sekecil apapun tindakan yang<br />
kita lakukan, akan menjadi awal yang bagus untuk mencapai keinginan<br />
kita dan mematahkan belenggu mental yang menghambat. Apabila di<br />
dalam tindakan kecil yang kita mulai lakukan tersebut ada hambatan<br />
yang menghalangi, jangan cepat menyerah. Selalulah berpikir &#8220;Ini bukan<br />
kegagalan, hanya saja saya melakukannya dengan cara yang kurang<br />
tepat&#8221;. Cara pikir seperti ini akan membuat kita selalu mencari solusi<br />
baru saat hambatan terjadi, bukannya menyerah begitu saja.<br />
Hidup hanya satu kali, dan kita tidak pernah tahu kapan kehidupan kita<br />
akan berakhir. Tapi kita memiliki hak dan kebebasan untuk mengisi hidup kita<br />
ini dengan keinginan, tindakan, dan keyakinan di dalamnya. Jangan biarkan<br />
belenggu mental menghambat kita. Hancurkan belenggu mental kita, ciptakan<br />
keinginan, keyakinan, dan tindakan yang positif, yang bisa memberikan<br />
kebahagiaan di dalam hidup kita. Sukses untuk anda !<br />
_________<br />
Moderator milis The Acesia (www.the-acesia.tk ), Motivational Speaker<br />
Pengarang buku motivasi best seller &#8220;SLAM DUNK For SUCCESS&#8221;</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/bapirau.wordpress.com/27/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/bapirau.wordpress.com/27/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/bapirau.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/bapirau.wordpress.com/27/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/bapirau.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/bapirau.wordpress.com/27/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/bapirau.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/bapirau.wordpress.com/27/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/bapirau.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/bapirau.wordpress.com/27/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/bapirau.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/bapirau.wordpress.com/27/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/bapirau.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/bapirau.wordpress.com/27/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/bapirau.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/bapirau.wordpress.com/27/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bapirau.wordpress.com&amp;blog=3355164&amp;post=27&amp;subd=bapirau&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bapirau.wordpress.com/2008/04/24/break-your-mental-barriers-2/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/2b3fb6c0851c864df7ef92665bc2b754?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">tan marajo</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>ARTI SEBUAH KEJUJURAN</title>
		<link>http://bapirau.wordpress.com/2008/04/24/arti-sebuah-kejujuran-2/</link>
		<comments>http://bapirau.wordpress.com/2008/04/24/arti-sebuah-kejujuran-2/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 24 Apr 2008 09:59:54 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Is Sikumbang</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[inspirasi]]></category>
		<category><![CDATA[jujur]]></category>
		<category><![CDATA[motivasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bapirau.wordpress.com/?p=26</guid>
		<description><![CDATA[Siang ini tadi yayangku tiba-tiba nelpon. &#8220;Makan siang yuk&#8221;, ajaknya. &#8220;Oke&#8221;, jawabku. So she picked me up at the lobby of Jakarta Stock Exchange Building. Selepas SCBD, kami masih belum ada ide mau makan dimana. Ide ke soto Pak Sadi segera terpatahkan begitu melihat bahwa yang parkir sudah penuh. Akhirnya kami memutuskan makan gado-gado di [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bapirau.wordpress.com&amp;blog=3355164&amp;post=26&amp;subd=bapirau&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Siang ini tadi yayangku tiba-tiba nelpon. &#8220;Makan siang yuk&#8221;, ajaknya.<br />
&#8220;Oke&#8221;, jawabku. So she picked me up at the lobby of Jakarta Stock<br />
Exchange Building. Selepas SCBD, kami masih belum ada ide mau<br />
makan dimana. Ide ke soto Pak Sadi segera terpatahkan begitu melihat bahwa<br />
yang parkir sudah penuh. Akhirnya kami memutuskan makan gado-gado di<br />
Kertanegara. Bisa makan di mobil soalnya. Sampai di sana masih sepi, baru ada<br />
beberapa mobil. Kami masih bisa milih parkir yang enak. Mungkin karena masih<br />
pada jumatan. Begitu parkir, seperti biasa, joki gado-gado sudah menanyakan<br />
mau makan apa, minum apa. Kami pesan dua porsi gado-gado + teh botol.<br />
Sambil menunggu pesanan, kami pun ngobrol. So, ketika tiba2 ada<br />
seorang pemuda lusuh nongol di jendela mobil kami, kami agak kaget. &#8220;Semir<br />
om ?&#8221;, tanyanya. Aku lirik sepatuku. Ugh, kapan ya terakhir aku nyemir sepatuku<br />
sendiri ? Aku sendiri lupa. Saking lamanya. Maklum, aku kan karyawan sok<br />
sibuk&#8230; Tanpa sadar tanganku membuka sepatu dan memberikannya pada dia.<br />
<span id="more-26"></span>Dia menerimanya lalu membawanya ke emperan sebuah rumah. Tempat yang<br />
terlihat dari tempat kami parkir. Tempat yang cukup teduh. Mungkin supaya<br />
nyemirnya nyaman. Pesanan kami pun datang. Kami makan sambil ngobrol.<br />
Sambil memperhatikan pemuda tadi nyemir sepatuku. Pembicaraan pun<br />
bergeser ke pemuda itu.<br />
Perbincangan kami mulai ngelantur kemana-mana.Tentang kira2 umur dia<br />
berapa, pagi tadi dia mandi apa enggak, kenapa dia jadi penyemir dll. Kami<br />
masih makan saat dia selesai menyemir. Dia menyerahkan sepatunya padaku.<br />
Belum lagi dia kubayar, dia bergerak menjauh, menuju mobil-mobil yang parkir<br />
sesudah kami. Mata kami lekat padanya. Kami melihatnya mendekati sebuah<br />
mobil. Menawarkan jasa. Ditolak. Nyengir. Kelihatannya dia memendam<br />
kesedihan. Pergi ke mobil satunya. Ditolak lagi. Melangkah lagi dengan gontai ke<br />
mobil lainnya. Menawarkan lagi. Ditolak lagi. Dan setiap kali dia ditolak,<br />
sepertinya kami juga merasakan penolakan itu. Sepertinya sekarang kami jadi<br />
ikut menyelami apa yang dia rasakan. Tiba-tiba kami tersadar. Konyol ah. Who<br />
said life would be fair anyway. Kenapa jadi kita yang mengharapkan bahwa<br />
semua orang harus menyemir ?<br />
. Perbincangan pun bergeser ke topik lain. Di kejauhan aku masih bisa<br />
melihat pemuda tadi, masih menenteng kotak semirnya di satu tangan,<br />
mendapatkan penolakan dari satu mobil ke mobil lainnya. Bahkan, selain<br />
penolakan, di beberapa mobil, dia juga mendapat pandangan curiga. Akhirnya<br />
dia kembali ke bawah pohon. Duduk di atas kotak semirnya. Tertunduk lesu&#8230;<br />
Kami pun selesai makan. Ah, iya. Penyemir tadi belum aku bayar.<br />
Kulambai dia. Kutarik 2 buah lembaran ribuan dari kantong kemejaku. Uang sisa<br />
parkir. Lalu kuberikan kepadanya. Soalnya setahuku jasa nyemir biasanya 2 ribu<br />
rupiah. Dia berkata kalem &#8220;Kebanyakan om. Seribu aja&#8221;.<br />
BOOM. Jawaban itu tiba-tiba serasa petir di hatiku. It-just-does-notcompute-<br />
with-my-logic ! Bayangkan, orang seperti dia masih berani menolak<br />
uang yang bukan hak-nya. Aku masih terbengong-bengong waktu nerima uang<br />
seribu rupiah yang dia kembalikan. SE-RI-BU RU-PI-AH. Bisa buat apa sih<br />
sekarang ? But, dia merasa cukup dibayar segitu. Pikiranku tiba-tiba melayang.<br />
Tiba-tiba aku merasa ngeri. Betapa aku masih sedemikian kerdil. Betapa aku<br />
masih suka merasa kurang dengan gajiku. Padahal keadaanku sudah -jauhlebih<br />
baik dari dia. Allah sudah sedemikian baik bagiku, tapi perilaku-ku belum<br />
seberapa dibandingkan dengan pemuda itu,yang dalam kekurangannya, masih<br />
mau memberi, ke aku, yang sudah berkelebihan. Siang ini aku merasa mendapat<br />
pelajaran berharga. Siang ini aku seperti diingatkan. Bahwa kejujuran itu langka.<br />
SUDAHKAH KITA BERANI JUJUR, KEPADA DIRI SENDIRI, KEPADA<br />
ORANG LAIN, DAN KEPADA TUHAN ? &#8220;THE LORD BLESS YOU AND KEEP<br />
YOU ; THE LORD MAKE HIS FACE SHINE UPON YOU AND BE GRACIOUS<br />
TO YOU THE LORD TURN HIS FACE TOWARD YOU AND GIVE YOU<br />
PEACE&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;..&#8221;<br />
Sumber : Unknown (tidak diketahui)</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/bapirau.wordpress.com/26/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/bapirau.wordpress.com/26/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/bapirau.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/bapirau.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/bapirau.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/bapirau.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/bapirau.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/bapirau.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/bapirau.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/bapirau.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/bapirau.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/bapirau.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/bapirau.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/bapirau.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/bapirau.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/bapirau.wordpress.com/26/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bapirau.wordpress.com&amp;blog=3355164&amp;post=26&amp;subd=bapirau&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bapirau.wordpress.com/2008/04/24/arti-sebuah-kejujuran-2/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/2b3fb6c0851c864df7ef92665bc2b754?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">tan marajo</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>S u k s e s adalah Pilihan Hidup</title>
		<link>http://bapirau.wordpress.com/2008/04/24/s-u-k-s-e-s-adalah-pilihan-hidup/</link>
		<comments>http://bapirau.wordpress.com/2008/04/24/s-u-k-s-e-s-adalah-pilihan-hidup/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 24 Apr 2008 09:57:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Is Sikumbang</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[inspirasi]]></category>
		<category><![CDATA[motivasi]]></category>
		<category><![CDATA[muhamad yunus]]></category>
		<category><![CDATA[sukses]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bapirau.wordpress.com/?p=25</guid>
		<description><![CDATA[Oleh : Mohamad Yunus &#8220;Kebebasan berarti memilih beban Anda.&#8221; Eudora Welty Suatu hari anak saya memilih beberapa jenis permainan puzzle, semacam permainan menggabung-gabungkan potongan-potongan gambar. Anak saya kemudian memilih jenis puzzle yang terdiri dari 1.000 keping potongan gambar. Setelah menentukan pilihan, mulailah ia melaksanakan langkah-langkah menyusun keping demi keping puzzle. Rupanya ia mempunyai strategi menyusun [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bapirau.wordpress.com&amp;blog=3355164&amp;post=25&amp;subd=bapirau&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Oleh : Mohamad Yunus</p>
<p style="padding-left:30px;"><strong><em>&#8220;Kebebasan berarti memilih beban Anda.&#8221; Eudora Welty<br />
</em></strong></p>
<p>Suatu hari anak saya memilih beberapa jenis permainan puzzle, semacam permainan menggabung-gabungkan potongan-potongan<br />
gambar. Anak saya kemudian memilih jenis puzzle yang terdiri dari 1.000 keping potongan gambar. Setelah menentukan pilihan, mulailah ia<br />
melaksanakan langkah-langkah menyusun keping demi keping puzzle.<br />
Rupanya ia mempunyai strategi menyusun kepingan-kepingan gambar itu. Mula-mula ia membuat kerangka gambar. Kemudian ia<br />
mengelompokkan kepingan-kepingan itu berdasarkan warnanya. setelah itu barulah ia menyusun atau meletakkan kepingan-kepingan<br />
tersebut pada tempat yang semestinya.<br />
<span id="more-25"></span>Semakin banyak kepingan permainan itu, maka akan semakin sulit dikerjakan. Sebenarnya ia bisa saja memilih jenis permainan puzzle yang<br />
terdiri dari 5 keping, 6, keping dan seterusnya. Tetapi anak saya sengaja memilih permainan yang terdiri dari ribuan keping. Ia beralasan<br />
bahwa semakin sulit permainan akan menghasilkan gambar yang lebih berwarna, bernuansa indah, dan lain sebagainya.<br />
Selain memperhatikan anak saya bekerja menyusun potongan gambar itu, saya juga sibuk berpikir. Jika tanggung jawab hidup semakin<br />
besar, mungkin kehidupan ini terasa lebih berat. Namun bila tanggung jawab tersebut dapat diselesaikan dengan baik, maka kehidupan<br />
inipun akan terasa lebih berarti, menyenangkan, berwarna dan nikmat.<br />
Hakekat pencapaian kesuksesanpun tidak berbeda. Sama seperti yang dikatakan oleh Dwight D. Eisenhower. &#8220;The history of free men is<br />
never written by chance but by choice, their choice. &#8211; Sejarah seorang manusia merdeka tidak pernah tercipta secara kebetulan,<br />
melainkan tercipta karena pilihan mereka sendiri,&#8221; katanya. Hakekat kesuksesan adalah pilihan kita sendiri.<br />
Terserah diri kita, akan memilih tanggung jawab hidup yang lebih besar ataukah sedikit? Jika mengambil tanggung jawab yang besar,<br />
maka kehidupan akan terasa lebih sulit tetapi mendapatkan nilai hidup yang lebih besar. Apakah kita ingin mendapatkan kehidupan yang<br />
sukses dan berharga? Jika Anda benar-benar menginginkannya, ada empat tanggung jawab yang paling mendasar dan menjamin<br />
keberhasilan Anda.<br />
Tanggung jawab yang pertama adalah bersikap jujur. Orang-orang yang tulus dan jujur sangat mudah meraih kesuksesan bagi dirinya<br />
sendiri sekaligus orang lain. Mengapa demikian? Karena sikap jujur menjadikan kita mudah dipercaya orang lain. Selain itu, kita juga akan<br />
semakin percaya diri berusaha mencapai sukses di masa depan. Sebuah pepatah bijak mengatakan, &#8220;Confidence is the companion of<br />
success. &#8211; Percaya diri merupakan pasangan dari kesuksesan.&#8221;<br />
Tanggung jawab selanjutnya untuk mendapatkan kehidupan yang lebih sukses dan bermakna adalah kemauan untuk berbagi dengan<br />
orang lain. Sadari satu prinsip bahwa ‘you reap what you sow&#8217; &#8211; Anda akan memanen apa yang Anda tanam. Jika Anda memilih untuk<br />
hidup lebih sukses, maka jangan pernah membiarkan diri Anda pelit untuk berbagi dengan sesama.<br />
&#8220;False happiness renders men stern and proud, and that happiness is never communicated. True happiness renders kind and sensible,<br />
and that happiness is always shared. &#8211; Kebahagiaan semu cenderung menjadikan seseorang kejam dan sombong, dan kebahagiaan<br />
seperti itu tidak akan pernah berarti. Kebahagiaan yang sesungguhnya menjadikan seseorang baik hati dan peka, dan kebahagiaan<br />
seperti itu yang akan sangat berharga<br />
dan bermakna tidak saja untuk diri sendiri,&#8221; kata Charles de Montesquieu.<br />
Jika Anda berkeras untuk memilih kehidupan yang lebih sukses, maka tanggung jawab yang harus Anda laksanakan berikutnya adalah giat<br />
bekerja. Sejarah lebih banyak membeberkan fakta bahwa upaya yang bersungguh-sungguh selalu mewarnai dinamika kehidupan mayoritas<br />
orang-orang sukses di dunia ini. Bila Anda berkomitmen untuk bekerja keras berarti Anda sudah memastikan pada pilihan kehidupan yang<br />
lebih sukses.<br />
Giat dalam arti mengerjakan pekerjaan yang benar, bukan pekerjaan yang kita sukai. Socrates mengatakan bahwa sesuatu yang sangat<br />
berharga bukan hal yang hanya bisa kita gunakan untuk hidup, melainkan untuk hidup dengan benar. &#8220;What most counts is not to live,<br />
but to live aright,&#8221; katanya. Bila Anda memilih untuk melakukan hal-hal yang benar, berarti Anda sudah memilih kehidupan yang sukses<br />
dan penuh integritas.<br />
Sukses atau gagal adalah hasil dari apa yang kita pilih. &#8220;Events, circumstances, etc., have their origin in ourselves. They spring from<br />
seeds which we have sown. &#8211; Setiap kejadian, keadaan yang sedang kita alami, dan lain sebaginya&#8230;, kembali kepada diri kita sendiri.<br />
Semua itu berasal dari benih yang sudah kita tanam,&#8221; kata Henry David Thoreau. Apakah Anda memilih untuk hidup sukses, bahagia, dan<br />
bermakna dengan melaksanakan tanggung jawab seperti yang diuraikan diatas, ataukah sebaliknya? Semua pilihan ada di tangan Anda<br />
sendiri.<br />
* Andrew Ho adalah penulis buku-buku best seller, seorang motivator, dan pengusaha.<br />
Have a positive day!<br />
Salam Inspirasi,<br />
Mohamad Yunus</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/bapirau.wordpress.com/25/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/bapirau.wordpress.com/25/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/bapirau.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/bapirau.wordpress.com/25/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/bapirau.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/bapirau.wordpress.com/25/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/bapirau.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/bapirau.wordpress.com/25/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/bapirau.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/bapirau.wordpress.com/25/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/bapirau.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/bapirau.wordpress.com/25/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/bapirau.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/bapirau.wordpress.com/25/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/bapirau.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/bapirau.wordpress.com/25/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bapirau.wordpress.com&amp;blog=3355164&amp;post=25&amp;subd=bapirau&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bapirau.wordpress.com/2008/04/24/s-u-k-s-e-s-adalah-pilihan-hidup/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/2b3fb6c0851c864df7ef92665bc2b754?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">tan marajo</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
